Serahkan DPA 2021, Wali Kota Ingatkan OPD Kerja yang Baik dan Benar

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., menyerahkan DPA TA 2021 Kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Djoni Naa, dalam penyerahan DPA TA 2021 kepada ODP Pemkot Jayapura Kamis (21/1) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

BTM Bangga, Pemkot Jayapura yang Pertama di Papua Gunakan Aplikasi SIPD

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., telah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2021 kepada OPD dan UPT dilingkungan Pemkot Jayapura, di depan main hall Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (21/1) kemarin.

  Wali Kota menjelaskan, penyerahan DPA TA 2021 di OPD Pemkot Jayapura ini pertama di Papua  dan telah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai dengan aturan yang berlaku Mendagri.

“Kita sangat bersyukur dan berterimakasih karena kita bisa menjadi pertama di Papua  yang telah menyerahkan DPA TA 2021 untuk ODP di lingkungan Pemkot Jayapura, dengan menggunakan aplikasi SIPD sesuai aturan Mendagri,’’katanya, usai penyerahan DPA.

  Wali Kota juga mengatakan, Kota Jayapura adalah barometernya di Tanah Papua , penyerahan DPA TA 2021 dengan telah menggunakan aplikasi SIPD sebagai contoh kepada pemerintah kabupaten/kota dan Provinsi Papua , karena semua tahapan-tahapan telah dilakukan sesuai aturan pemerintah pusat dan tetap menggunakan aplikasi SIPD yang ada.

Selain itu, dalam penetapan APBD TA 2021 juga tercepat di Papua  setelah Kabupaten Asmat. Untuk itu, BTM berpesan kepada kuasa pengguna anggaran dan para pengguna anggaran dalam menggunakan uang harus sesuai yang tertuang dalam DPA dan DPA TA 2021 jangan diotak-atik atau dianggap ini adalah punya pimpinan OPD tersebut.

  Sehingga bagi pengguna anggaran mulai kepala Dinas, badan, kepala distrik, kepala kelurahan, kepala sekolah SMP, SD, TK, dan kepala Puskesmas, dan Kepala RS Ramela Muara Tami harus dalam menggunakan anggaran sesuai dengan DPA TA 2021.

“Kita bisa menjadi pertama di Papua  dalam penyerahan DPA karena didukung oleh pimpinan OPD dilingkungan Pemkot karena didukung dengan penggunaan SIPD, termasuk Pemkot yang pertama bisa menyalurkan gaji pegawai lebih awal dari pada yang lain, karena yang lain susah belum melakukan sistim yang baru karena ini kepekaan dan pemahaman dari Sekda Kota Jayapura didukung BPKAD dan kepala bidang yang menguasai SIPD dengan baik dan sempurna termasuk dilakukan komunikasi, koordinasi dengan pejabat di Mendagri yang didatangkan ke Kota Jayapura untuk memberikan Bimtek aplikasi SIPD kepada PPK, PPTK, bendahara dengan membawa laptop masing-masing diberikan Bimtek langsung praktik baik di acara maupun rumah dengan membuat aplikasi SIPD,’’jelasnya.

BTM juga mengingatkan dalam menggunakan DPA TA 2021 harus baik dan benar jangan terjadi temuan atau kebocoran-kebocoran, karena nanti akan diperiksa secara ketat oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Papua .

Sementara itu, dalam laporannya Kepala BPKAD Kota Jayapura Adolf Siahay mengatakan, dari total Belanja Daerah TA 2020 sebesar Rp. 1.282.687.895.912 diafektasikan ke dalam Belanja Operasi sebesar Rp.1.005.878.281.080 (78,42% dari total belanja daerah), dan Belanja Modal sebesar Rp.157.768.355.194 (12,30% dari total belanja daerah), Belanja Tak Terduga sebesar Rp.5.000.000.000 (0,39% dari total belanja daerah), dan Belanja Modal sebesar Rp.157.768.355.194 (12,30% dari total belanja daerah) dan Belanja Transfer ke Kampung sebesar Rp.114.041.259.638 (8,89% dari total belanja daerah), dan Belanja Modal sebesar Rp.157.768.355.194 (12,30% dari total belanja daerah). Total Belanja Daerah ini tersebar dalam 1.347 sub kegiatan, yang tergabung dalam 626 Kegiatan dan 327 Program pada 34 Pengguna Anggaran dan 60 Kuasa Pengguna anggaran.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *