Tak Ada Pembatasan Seat  Pesawat

Pesawat Trigana Air Service saat menurunkan penumpang dari Jayapura di Bandara Wamena belum lama ini. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri mengungkapkan bahwa pembatasan kapasitas  jumlah penumpang yang dicabut oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu,  itu hanya untuk penerbangan untuk pesawat yang berbadan besar. Sementara untuk pesawat ATR yang digunakan selama ini untuk rute Wamena – Jayapura tidak ada pembatasan jumlah penumpang seperti itu.

   Jadi aturan yang menyebutkan penumpang hanya diisi 70 persen penumpang itu hanya untuk pesawat berbadan besar dan waktu penerbangannya lebih dari 2 jam. “Selama ini kami tidak ada pembatasan jumlah penumpang, karena pesawat yang kita gunakan itu ATR, dan ATR tidak dibatasi, pembatasan itu hanya untuk pesawat yang berbadan besar dan memiliki waktu terbang yang lama,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (20/1)

   Dikatakan untuk penerbangan Trigana Air Service yang menggunakan pesawat ATR 72 Seri 300 yang mengangkut penumpang dari Jayapura Wamena yang hanya memiliki estimasi Waktu 40-45 menit tidak ada pembatasan yang dilakukan tidak berlaku,

   “Apabila Trigana menggunakan pesawat boeing seperti yang dilakukan sebelum masa pandemi seperti ini itu baru bisa berlaku aturan pembatasan jumlah penumpang tersebut, hal itu juga yang membuat pesawat Boeing ini belum beroperasi kembali,”katanya.

  Michael mengaku memang saat ini ada rencana untuk pesawat Boing Trigana Air Service bisa beroperasi kembali, namun masih ada beberapa kelengkapan yang harus diselesaikan terlebih dulu, dan saat ini juga pesawat yang sejenis dengan Boeing 737 Seri 500 ini memang sekarang lagi dalam pemeriksaan yang ketat.

  Selama ini yang menjadi pembatasan untuk pesawat ATR secara teknis ketinggian 15.000 kaki dengan mengurangi muatan barang. Kebetulan untuk penerbangan Trigana dari Wamena barang bagasi penumpang itu dipindahkan ke pesawat Cargo Trigana, sehingga tak ada masalah dengan jumlah penumpang. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *