Dalam Tiga Hari, Delapan Kasus Lakalantas  Akibat Miras

Sejumlah pengendara roda dua nekat berbalik arah berlawanan, untuk menghindari sweeping yang dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Jayapura, Senin (18/1). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Memasuki awal Tahun 2021, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Sentani meningkat . Bahkan dalam kurun waktu tiga hari terakhir, ada 8 kasus kecelakaan yang terjadi di Sentani Kabupaten Jayapura.

Kasat Lantas Polres Jayapura,  Iptu  Jusman Mori, mengatakan, peristiwa kecelakaan yang terjadi tersebut semuanya dipicu oleh minuman keras (Miras).

“Dari tanggal 15 sampai tanggal 18 Januari itu ada delapan kasus yang terjadi.  Di mana semuanya disebabkan karena pengendara sedang dalam pengaruh Miras sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya,” kata Iptu Jusman Mori  ketika dikonfirmasi wartawan Senin 18/1.

Dia mengatakan, berkendara dalam pengaruh Miras sangat berbahaya dan berdampak pada terjadinya kecelakaan. Dimana hal ini juga tidak saja memberikan resiko bagi pengendara tetapi juga dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain. Kata dia, dari 8 kasus kecelakaan yang terjadi itu 1 diantaranya meninggal dunia di tempat kejadian.

“Ada 8 Kasus kecelakaan selama Tiga hari terakhir, semua lantaran pengendara sedang dipengaruh minuman, di antaran tanggal 15 terjadi 3 kasus kecelakaan, dan tanggal 16 sampai 18 terjadi 5 kasus kecelakaan, satu diantaranya kasus kecelakaan di sentani timur yang menyebabkan pengendara sepeda motor meninggal di tempat kejadian,”katanya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat agar tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi pengaruh Miras karena itu sangat membahayakan diri maupun orang lain. Dengan melihat fenomena seperti itu pihaknya menilai masih ada masyarakat yang mengabaikan keselamatan pada saat berkendara.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *