20 Orang akan Divaksin Perdana

Pertemuan sejumlah stakehokder yang ada di Kabupaten Jayapura terkait persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi perdana Covid- 19 di Kabupaten Jayapura, Selasa (19/1). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 telah menyiapkan skema terkait dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jayapura yang rencananya akan dilaksanakan pada, Rabu (20/1).

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 di Kabupaten Jayapura yang juga  Bupati Jayapura Matius Awoitauw, SE,M.Si  menjelaskan ada 20 gabungan dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Jayapura itu yang akan mendapatkan vaksin perdana di wilayah itu.

“Ada 20 orang yang akan divaksin, ada dari anggota Polres Jayapura, TNI, dari Pemkab , tenaga kesehatan dan ada juga dari tokoh masyarakat,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di Sentani, Selasa (19/1).

Dia menjelaskan, ada sejumlah nama yang sudah disiapkan oleh pihak gugus tugas kabupaten Jayapura yang akan menjalani vaksin perdana itu.

“Nama namanya ada di ibu sekda,” ujarnya singkat.

Lanjut dia, ada sejumlah persyaratan penting yang wajib dipatuhi oleh setiap orang yang akan divaksin. Misalnya orang yang mengidap penyakit tertentu tidak boleh diberi vaksin, termasuk juga bagi masyarakat yang usianya di atas 60 tahun juga tidak direkomendasikan untuk divaksin. Ditanya apakah bupati Mathius nanti akan divaksin, menurutnya, dia punya keinginan besar untuk divaksin. Apalagi dia adalah orang nomor satu di Kabupaten Jayapura yang sudah seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat.

‘Saya punya keinginan untuk divaksin tapi karena usia saya saat ini sudah masuk 62 tahun. Sehingga dari sisi usia, saya sudah tidak boleh divaksin. Katanya saya bisa divaksin tunggu vaksin berikutnya” ujarnya.

Dia juga berharap kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura bisa ambil bagian untuk menerima vaksin tersebut. Dia menegaskan, secara medis vaksin itu sudah diuji, dan sudah terbukti bahwa vaksin itu bisa menangkal penyebaran Covid 19 dan mampu meningkatkan ketahanan tubuh.

“Oleh karena itu jangan terpancing dengan isu  yang murahan dan isu yang tidak benar (menyesatkan). Apa yang disampaikan pemerintah di berbagai media masa, itu adalah berita yang benar untuk seluruh masyarakat di Indonesia,” imbuhnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *