Prioritas Tenaga Pendidik di Tahap Berikut Vaksinasi

Kepala DPPAD Papua, Christian Sohilait ST. M.Si saat menjadi penerima vaksin perdana di Papua dalam kegiatan launching vaksin di tingkat Provinsi Papua yang dilakukan di RSUD Jayapura, Jumat (15/1) lalu. (FOTO: Gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Usai launching vaksin dilakukan di Provinsi Papua akhir pekan lalu, sasaran tahap pertama adalah tenaga kesehatan. Di tahap berikutnya barulah sektor lainnya, termasuk sektor pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait ST. M.Si berharap ketika vaksinasi dilakukan di sektor pendidikan, tenaga pendidik di Papua dapat juga bisa mendapat prioritas.

“Kami memiliki 22 – 24 ribu guru dan mereka akan berinteraksi dengan hampir 600 – 700 ribu anak sekolah di seluruh Papua. Ditambah lagi tenaga sektor pendidikan di dinas yang mencapai 6 – 8 ribu orang,” jelas Christian Sohilait Senin (18/1) kemarin.

Kalau ditambah jenjang perguruan tinggi, sambung Sohilait, ada 4 ribu dosen, serta sekiranya 41 ribu mahasiswa yang tersebar di 46 perguruan tinggi swasta dan 3 perguruan tinggi negeri.

“Setelah divaksin, saya imbau para guru untuk kita jaga imunitas tubuh kita. Sehingga kita bisa melakukan aktivitas di sekolah ketika tatap muka. Sebaliknya, kalau kita tidak divaksin, kita akan menjadi masalah bagi lingkungan pendidikan di sekitar kita,” pungkasnya. (gr/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *