Intensifkan Patroli, namun Partisipasi dan Kewaspadaan  dari Warga Sangat Penting

Kapolsek Abepura, AKP Clief Gerald Philipus Duwith (Yewen/Cepos)

Bincang-Bincang Dengan Kapolsek Abepura Soal Maraknya Kasus Curanmor

Distrik Abepura menjadi salah satu daerah yang paling banyak terjadi aksi pencurian kendaraan bermotor tahun 2020 lalu. Karena itu Polsek Abepura akan lebih fokus dalam menangani kasus Curanmor , seperti apa?

Laporan: Roberthus Yewen

Berbagai kasus kriminalitas akan menjadi perhatian pihak kepolisian Polsek Abepura. Namun, salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor ) di wilayah hukum Abepura, Kota Jayapura.

Polsek Abepura merupakan salah satu institusi kepolisian yang banyak menangani berbagai kasus kriminalitas setiap tahun. Hal ini tidak terlepas dari letaknya dengan berbagai hal.   Misalnya, berada di tengah-tengah pusat studi, baik sekolah maupun kampus, pusat perkantoran, perekonomian seperti mall, pasar tradisional kafe dan lain sebagainya.

Pada tahun 2020 yang lalu Polsek Abepura menangani sekitar 1600 kasus tindak pidana kriminalitas. Hal tentu berkurang dibandingkan tahun 2019 yang lalu kasus yang ditangani hampir sekitar 1900 kasus kriminalitas.

Untuk tahun 2021 ini tentu sebagai pihak kepolisian yang melakukan tugas dan fungsi pokok (tupoksi) melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat tetap melakukan penegakan hukum terhadap berbagai kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Abepura.

Salah satu kasus tindak pidana kriminalitas yang menjadi prioritas dalam penanganannya oleh pihak kepolisian Polsek Abepura, yaitu kasus tindak pidana Curanmor.

“Tentu ada berbagai kasus kriminalitas akan kami tangani, tetapi yang prioritas kami akan tangani adalah kasus tindak pidana Curanmor  di wilayah hukum Abepura,” kata Kapolsek Abepura, AKP Clief Gerald Philipus Duwith kepada Cenderawasih Pos di Abepura, Kota Jayapura, Senin (18/1).

Kasus Curanmor  sendiri memang setiap tahun marak terjadi di wilayah hukum Abepura. Hal ini tidak terlepas dari kelalaian masyarakat dalam memarkirkan kendaraan bermotornya, saat berpergian.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para pelaku Curanmor  untuk melakukan tindak pidana pencurian terhadap kendaraan bermotor yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah hukum Abepura dan sekitarnya.

Awal tahun 2021 ini saja, pihak kepolisian Polsek Abepura telah menangani beberapa kasus laporan Curanmor . Salah satunya, yaitu telah diamankan pelaku Curanmor  yang telah mencuri kendaraan sekitar 7 kendaraan dan merupakan pelaku residivis.

“Di tahun 2021 ini kita telah amankan pelaku Curanmor  dan berhasil mengamankan sekitar 7 sampai 8 kendaraan hasil Curanmor  yang sebelum telah ada laporan polisinya,” ucap Alumnus Akpol tahun 2010 ini.

Namun demikian, kasus Curanmor  ini tentu bukan menjadi perhatian pihak kepolisian Polsek Abepura saja, tetapi membutuhkan kesadaran dari seluruh para pengendara roda dua, untuk tetap memperhatikan kendaraannya sebelum memikirkannya, sehingga tidak mudah dicuri oleh para pelaku.

Ya, AKP Clief Duwith menegaskan patroli yang dilakukan secara intensif namun jika tanpa partisipasi dan keterlibatan aktif dari masyarakat, terutama para pengguna kendaraan bermotor maka angka Curanmor tetap meninggi.  Karena itu antisipasi, waspada dari masyarakat bisa dapat menekan dan mengurangi kasus Curanmor. “Kami harapkan partisipasi dan dukungan dari semua elemen masyarakat, sehingga tetap meminimalisir dan mengurangi kasus Curanmor  di wilayah Abepura, Kota Jayapura,” harapnya. (*/wen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *