Jangan Ragu, Tidak ada Gejala Setelah Divaksin

Kepala Distrik Muara Tami Supriyanto ikut menjadi relawan yang dilakukan vaksin dalam pencanangan kick off vaksinasi Covid-19 Tingkat Kota Jayapura tahun 2021, di Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (16/1) lalu.  ( foto: Priyadi/Cepos)

Pengakuan Para Influencer/Relawan usai diberikan Vaksin Covid-19

Pemkot Jayapura telah mencanangkan kick off vaksinasi Tingkat Kota Jayapura tahun 2021, dan diikuti 33 orang relawan/ influencer dan orang pertama yang dilakukan vaksinasi Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM. Lalu bagaimana respon para Influencer usia diberikan vaksin Covid-19?

Laporan: Priyadi

Hari Sabtu (16/1)kemarin, menjadi hari bersejarah dan tidak terlupakan bagi 33 orang relawan atau influencer yang telah dilakukan vaksinasi  Covid-19 pertama kali di Kota Jayapura, setelah dicanangkan Kick Off vaksinasi Covid-19 tingkat Kota Jayapura, oleh Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,di lapangan parkir utama depan Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura.
   Orang pertama yang dilakukan vaksinasi adalah Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H.Rustan Saru, MM., dengan penuh keyakinan dan percaya diri, sebelum dilakukan vaksin terlebih dahulu dilakukan pendaftaran, kemudian di cek suhu tubuh maupun dilakukan tensi darah dan ditanya-tanya terlebih dahulu oleh tenaga medis yang akan menyuntiknya, kemudian baru disuntik vaksin Covid-19, dari proses awal hingga akhir dilakukan penyuntikan tidak membutuhkan waktu lama kurang lebih 10 menit.

Usai dilakukan vaksinasi Wawali diminta untuk beristirahat selama 30 menit dan selama 30 menit tersebut tetap dilakukan pengawasan, pemantauan apakah ada gejala yang dirasakan usai divaksin atau tidak.

 Dari pengakuan Wawali  usai beristirahat selama 30 menit ia mengaku bahwa vaksin Covid-19 tidak berbahaya, bahkan Presiden RI Joko Widodo, sudah divaksin pertama kali, dan tidak berbahaya, olh karena itu Rustan ingin membuktikan untuk jadi orang pertama yang dilakukan vaksinasi, sehingga masyarakat nantinya percaya dan mau dilakukan vaksinasi.Kemudian Rustan juga tidak mau menunggu setelah divaksin harus tahu hasilnya sehingga pihaknya orang pertama yang mengikuti vaksin.
“Setelah di vaksin dan saya beristirahat selama 30 menit ternyata apa yang disampaikan selama ini tidak benar bahwa tetap aman tidak ada persoalan, maka saya pasang badan untuk wargaku ayo kita vaksin jangan ragu, jangan takut mari kita vaksin bersama-sama, untuk itu, tubuh kita punya hak sehat dan warga juga punya hak untuk di vaksin maka dari itu ajak keluarga kita, ajak masyarakat kita dan semua ini untuk di vaksin, agar warga kota bisa bebas Covid-19, maka pemkot canangkan Gerakan Ayo Vaksin bersama-sama, sehingga Kota Jayapura bisa aman seperti sedia kala,’’katanya.
Setelah  30 menit di vaksin pengakuan Rustan Saru ternyata gejala yang selama ini dikhawatirkan tidak ada hanya seperti rasa nyut-nyut dan ini biasa akibat dari vaksin itu dan Wawali berharap semuanya bisa melakukan dengan tahapan-tahapan pertama harus mendaftar dulu, kemudian dilakukan screening ada penyakit penyerta atau tidak, diperiksa suhu tubuh, diperiksa tekanan darah, jika ini sudah aman maka dilakukan vaksinasi dengan dosis 0,5 ml tahap pertama dan menunggu 2 minggu kedepan untuk selanjutnya divaksin lagi dengan dosis 0,5 mudah -mudah bisa lancar dan aman tanpa kendala apapun.
  Sementara itu, Kepala Distrik Muara Tami Supriyanto yang ikut menjadi influencer mengatakan ia ingin diberikan vaksin Covid-19 sebagai motivasi juga kepada masyarakat karena selama ini di dengar ada opini-opini yang menolak dan dengan dilakukan vaksinasi kepada dirinya bisa memberikan keyakinan kepada masyarakat Distrik Muara Tami, karena memang Distrik Muara Tami adalah distrik terjauh dari pusat Kota Jayapura.
  “Saya sudah buktikan setelah diberikan vaksinasi tidak ada gejala apapun yang saya rasakan, jadi masyarakat tidak usah khawatir, kalau bisa masyarakat yang tidak ada riwayat sakit juga mau dilakukan vaksinasi, sehingga nantinya bisa terbebas dari Covid-19 dan hidup normal bisa kembali lagi, jadi ini untuk kepentingan bersama,’’jelasnya.
Hal senada juga dikatakan, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat, pihaknya harus bisa menyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 ini sudah teruji dan tidak berbahaya, oleh sebab itu, Kombes Pol Gustav menjadi orang yang ikut diberikan vaksin dan dalam pengakuannya usai dilakukan  vaksinasi tidak ada gejala yang dirasakan, seperti biasa saja jadi masyarakat tidak perlu takut dan khawatir.
Selaku Kepala Kementerian Agama Kota Jayapura Abdul Hafidz Jusuf mengaku usai divaksin Covid-19 juga tidak ada masalah sehingga ia menghimbau kepada seluruh jajaran di Kemenag Kota Jayapura maupun pimpinan lintas agama untuk mendukung Gerakan pemberian vaksin Covid-19, pasalnya setelah di vaksin tidak ada gejala apapun yang dirasakan dan ia tidak merasa takut atau grogi, apalagi ini untuk melindungi tubuh dari virus Corona. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *