Tahap Pertama di Tiga Daerah yang Jadi Episentrum

Salah satu relawan saat disuntik vaksinasi Covid 19 yang dilakukan di tingkat Provinsi Papua, dalam hal ini di RSUD Jayapura, Jumat (15/1) kemarin. (FOTO : Gratianus silas.cepos)

JAYAPURA- Berdasarkan edaran dari Kementerian Kesehatan, pada tahap pertama – termin pertama, distribusi vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dilakukan di ibukota provinsi dan kabupaten/kota yang berbatasan dengan ibukota provinsi.
Untuk kasus Papua, terdapat 3 kabupaten/kota, yakni Kota Jayapura sebagai ibukota provinsi, serta Mimika dan Kabupaten Jayapura yang berbatasan dengan Kota Jayapura. Namun, seperti halnya Sarmi dan Keerom yang juga bertasan dengan Kota Jayapura malah tidak tercatat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., menjelaskan bahwa hal ini berkaitan pula dengan situasi politik di daerah. Seperti halnya Keerom yang baru saja melaksanakan pesta demokrasi Pilkada Bupati – Wakil Bupati.
“Di sisi lain, seperti Mimika kita pilih karena 25 persen dari total kasus terkonfirmasi itu ada di sana, sehingga kebijakan Kemenkes, kita pilih tiga daerah yang menjadi episentrum,” jelas dr. Aaron Rumainum, M.Kes, Jumat (15/1) kemarin.
“Dengan kata lain, kebetulan daerah dengan kasus terbanyak di Papua itu ada di Kota Jayapura, diikuti Mimika di posisi kedua, dan di urutan ketiga kasus terbanyak di Papua itu adalah Kabupaten Jayapura. Dengan demikian, tiga daerah inilah yang kami pilih untuk mendapatkan vaksin di tahap pertama – termin pertama vaksinasi,” pungkasnya. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *