Mantan Kepala Kampung Umanderu Dituntut 8 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum Eko Nuryanto, SH, saat membacakan tuntutan terhadap terdakwa yang duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Merauke  dengan Hakim Tipikor di Pengadilan Negeri  Jayapura. Sidang dilakukan secara virtual.( foto:Ist/Cepos)   

MERAUKE-Mantan Kepala Kampung Umanderu Vincentius Gidu Awi alias Vincentius Awi dituntut selama 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum Tipikor yang digelar secara virtual oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jayapura, Kamis (14/1) mulai sekitar pukul 19.30 WIT. Saat sidang terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum  berada di Pengadilan  Negeri Merauke.

   Selain tuntutan pidana tersebut, terdakwa juga dibebankan  untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1,82 miliar lebih dengan ketentuan setelah perkaranya memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda terpidana akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. Jika tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar maka diganti dengan pidana 1 tahun penjara.

   Terdakwa, kata JPU Eko Nuryanto dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Terdakwa juga dibebankan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu.

   Atas  tuntutan tersebut, sidang ditunda untuk dilanjutkan sampai Kamis 21 Januari 2021 dengan agenda pembelaan dari terdakwa melalui Penasihat Hukumnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *