Dua Kali Gagal Masuk Timnas dan Persipura

Todd Rivaldo Ferre

JAYAPURA – Nama Todd Rivaldo Ferre digadang-gadang akan menjadi salah satu bintang sepakbola asal Papua yang akan mengantikan keemasan Boaz Solossa.
Meski baru berusia 21 tahun, Todd Ferre telah sukses menyita perhatian sepakbola tanah air berkat penampilan apiknya bersama Persipura Jayapura selama tiga musim (2018-2020).
Namanya pun mulai mencuat saat ia membawa panji Merah Hitam muda, Persipura U-19 menjadi kampiun Liga 1 U-2017 silam. Saat itu pula, namanya dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Menjalani debutnya bersama tim senior tahun 2018 silam, pemain jebolan SSB Imanuel Sentani itu kerap menjadi pilihan utama dibawah asuhan James Piter Butler. Di musim 2019, Todd Ferre kemudian didapuk gelar individu sebagai pemain muda terbaik Liga 1.
Nama Todd Ferre kian melambung saat membantu Timnas U-22 meraih gelar juara Piala AFF U-22. Saat itu, panji Garuda Muda memiliki trio asal Papua, Todd Ferre bersama Marinus Wanewar dan Osvaldo Haay membuat lini depan pasukan Indonesia sangat ditakuti oleh tim lawan.
Tapi jauh sebelum Todd Ferre melambungkan namanya, pemain yang mengidolakan pembalap MotoGp, Valentino Rossi itu juga pernah mengalami kegagal dalam karier sepakbola.
Apa yang diraih oleh Todd saat ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Ia pun juga pernah merasakan kegagalan berulang kali.
Pada awal tahun 2017 lalu, untuk pertama kalinya Todd Ferre mengikuti seleksi Tim Nasional U-19 regional Papua yang dipantai langsung oleh perwakilan PSSI Jarot Supryadi.
Sayangnya dari 7 pemain Papua yang lolos pada tahap berikutnya, tidak ada nama Todd Rivaldo Ferre. Masih di tahun yang sama, saat mengikuti seleksi Persipura U-19, lagi-lagi Todd Ferre pun gagal.
Untungnya, anak pertama dari tiga bersaudara itu mendapatkan kesempatan bergabung bersama Persipura U-19 pada putaran kedua Liga 1 U-19 tahun 2017.
“Ya pas gagal pernah sedih dan kecewa itu pasti ada,” ungkap Todd Ferre kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (14/1).

Kata Todd Ferre, setelah dua kali gagal tak membuatnya menyerah. Sebaliknya, kegagal itu justru menjadi motivasi bagi Todd Ferre untuk menjadi lebih baik lagi.

Todd juga membeberkan, jika kedua orang tuanya memiliki peran penting dalam kariernya. Ia mengaku, bahwa dorongan kedua orang tuanya yang membuat dirinya bangkit dari kegagal untuk bisa berada pada posisinya saat ini.

“Puji Tuhan berkat dukungan dan motivasi dari kedua orang tua, saya buat prinsip untuk jadikan kegagalan itu sebagai motivasi saya untuk maju lagi,” ujar Todd Ferre.

“Dan saya yakin Tuhan punya rencana buat semua orang berbeda-beda, dengan cara masing-masing,” pungkas pemain pinjaman klub Liga 2 Thailand, Lampang FC itu. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *