Disayangkan Taman Anafre Masih Terbengkalai

Kondisi Taman Kali Anafre yang terlihat terbengkalai dan banyak yang rusak akibat tak terawat saat difoto Kamis (14/1). Sejatinya taman ini bisa menjadi satu Ruang Terbuka Hijau jika dikelola dan dibenahi kembali. (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Taman di Kota Jayapura khususnya yang berada di pinggir jalan banyak yang terlihat menarik dan masih terawat. Kondisi ini  jauh berbeda dengan Taman Kali Anafre yang ternyata masih terbengkalai  bertahun – tahun. Padahal lokasi ini terbilang nyaman jika ditata mengingat jauh dari jalan utama dan kebisingan. Taman ini juga luas dan ada beberapa fasilitas lama yang sudah disiapkan namun karena tak terawat akhirnya rusak.

“Ada tempat bermain futsal dan saya pikir hanya itu saja yang masih difungsikan oleh anak – anak disekitar sini. Selebihnya rusak dan tak terawat,” kata Gunawan, penggiat sosial di Kota Jayapura, Kamis (14/1). Ia melihat  diujung taman ini sudah berdiri banyak rumah permanen bahkan ada rumah ibadah. Disitu ada juga fasilitas bermain anak – anak namun justru digunakan untuk menjemur pakaian. Banyak peralatan yang sudah rusak. Gunawan melihat dulunya pihak yang menkonsep taman ini memiliki ide yang menarik dimana dengan lokasi yang cukup luas dibanding taman lainnya, Taman Anafre ini nampaknya disiapkan untuk sebuah Ruang Terbuka Hijau bagi warga yang tinggal disekitar Ampera.

Hanya saja tidak terawat akhirnya rusak perlahan – lahan. “Ada beberapa bangunan juga atapnya rusak dan akhirnya digunakan oleh mereka yang biasa berkeliaran di jalan – jalan. Ini kalau ditata kembali saya pikir bisa menjadi tempat berkumpul dan bermain yang nyaman,” sambung Gunawan. Ia menunjukkan air mancur yang rusak dan beberapa fasilitas lain yang tak lagi berfungsi plus banyaknya sampah dan terkadang orang mabuk. “Ini juga dibilang tempat rawan karena banyak anak – anak aibon maupun yang suka mabuk biasa nongkrong disini,” imbuhnya.

Senada disampaikan Rein, salah satu pemuda setempat yang menyebut bahwa dulunya lokasi ini menjadi tempat sejarah dimana pasar terhubung langsung dengan Pasar Ampera, pasar yang menjadi tujuan warga Kota Jayapura untuk mencari pakaian ataupun barang. “Tapi kini yang tersisa hanyalah tiang pintu masuknya itupun sudah bergeser karena pembangunan dan terseret air,” singkatnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *