PON Sukses, Peparnas Juga Harus Sukses

Doren Wakerkwa (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) merupakan hajatan olahraga yang tak bisa dipisahkan. Sebab itu, suksesnya PON XX Papua juga harus dibarengi dengan suksesnya Peparnas XVI Papua.

Ketua Harian PB Peparnas, Doren Wakerkwa mengatakan bahwa PON XX dan Peparnas XVI merupakan amanat Presiden RI, Joko Widodo yang harus sama-sama sukses di Bumi Papua.

Sebab itu, menuju sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi dan ekonomi, PB Peparnas pun mulai melakukan rapat koordinasi di awal tahun dengan melibatkan seluruh bidang dan pengurus.

“Hari ini kami laksanakan rapat dalam rangka mengevaluasi, kami sudah melaksanakan CdM di Solo, dan hari ini kita mengambil langkah-langkah untuk memasuki tahun 2021 apa-apa yang akan dibuat oleh masing-masing bidang,” ungkap Doren kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di sela-sela rapat di salah satu Hotel di Kota Jayapura, Kamis (14/1).

“Oleh sebab itu pertemuan hari ini merapatkan barisan untuk mengambil putusan dalam rangka pelaksanaan Peparnas di tahun 2021. Kita gerakan semua panitia, kita mantapkan semuanya, sehingga berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Doren.

Apalagi kata Doren, Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga selaku Ketua PB Peparnas menegaskan, bahwa PON dan Peparnas harus sukses di tanah Papua.

“Oleh sebab itu ada 9 bidang harus mensukseskan Peparnas. Dan diharapkan juga, atlet Papua dapat memberikan prestasi terbaiknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PB Peparnas Papua, Rivo Manansang menambahkan, bahwa pihaknya (PB Perparnas) mulai bekerja sejak dilantik pada bulan Januari 2020 silam.

“Secara teknik sudah dipersiapkan dari Januari 2020 dan kami bekerja dengan maraton, walapun ditengah situasi covid melanda, kami tetap bekerja untuk persiapkan segalanya, termasuk sukses administrasi yang menjadi dasar dari pelaksanaan multi event seperti ini,” ucap Rivo sapaan akrabnya.

Selain itu, di tahun 2020, PB Peparnas Papua juga telah melakukan peninjauan venue dengan mengundang setiap para TD cabang olahraga. Hasilnya pun kata Rivo sangat memuaskan.

“Kami sudah mengundang TD khusus untuk disabilitas, dn mereka sudah menyampaikan bahwa venue yang ada di Papua ini jauh lebih siap untuk difabel,” ujar Rivo.

“Saat ini kami hanya fokus membangun komunikasi dengan pihak perhotelan bagimana agar setiap hotel itu harus ramah akses difabel. Begitupun dengan transportasi juga harus ramah disabilitas,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *