Amankan Pasar, Rutin Razia Sajam dan Miras

Kapolres Jayawijaya saat melakukan imabuwan kepada warga pedagang di Pasar Jibama Wamena Selasa (12/1) kemarin.  (Foto:Denny/ Cepos)

WAMENA-Perintah Kapolres Jayawijaya untuk pengamanan Pasar Jibama secara kolektif baik dari Polsek dan Pospol Pasar Jibama juga dari Anggota Dalmas dan Binmas dari Polres Jayawijaya telah berlangsung selama dua hari. Dimana teknis pelaksanaannya sekitar 20-an personel secara rutin melakukan razia sajam dan miras, serta memberikan imbauan di wilayah pasar.
Kapolres Jayawijaya melalui Kapolsek Wamena Kota AKP. Agus Siswanto mengakui bahwa peningkatan pengamanan di Pasar Jibama lantaran kasus pencurian dengan kekerasan kemarin itu. Pengamanan melibatkan anggota Pospol yang dibackup oleh perkuatan dari Polsek dan Polres Jayawijaya sendiri.
“Langkah sementara yang diambil Kapolres Jayawijaya yakni menurunkan perkuatan dari Polres Jayawijaya seperti fungsi Sat Bimas dan Dalmas untuk membackup anggota dari Polsek dan Pospol Pasar Jibama,”ungkap Agus Siswanto kepada Cenderawasih Pos, Jumat (15/1) kemarin.
Menurutnya, anggota Bimas akan menggunakan kendaraan memberikan imbauan agar mengosongkan pasar di waktu -waktu yang sudah ditentukan. Artinya yang tak lagi memiliki kepentingan dalam pasar itu segera meninggalkan pasar , ini dilakukan untuk semua warga yang beraktifitas dalam pasar Jibama sehari -hari.
“Sementara untuk anggota Polsek dan Pospol Jibama itu akan melakukan patroli di dalam pasar dan perkuatan dari anggota Dalmas Polres Jayawijaya akan melakukan razia sajam yang tidak pada peruntukannya serta juga orang mabuk yang masih berkeliaran dalam pasar,” jelas Agus Siswanto.
Ia menegaskan dalam pengamanan Pasar Jibama apabila ada masyarakat yang masih beraktifitas dalam pasar di atas dari Pukul 19.00 WIT maka akan diusir keluar dari kawasan Pasar Jibama dan kalau ada orang mabuk maka akan ditindak lanjuti dengan diamankan dan dibawa ke Polres Jayawijaya.
“Untuk siang harinya dengan perkuatan yang ada itu, kita akan lakukan pemeriksaan kepada setiap warga yang membawa benda tajam dan yang dalam keadaan mabuk, sehingga jika ada kedapatan warga yang membawa sajam tak sesuai peruntukannya akan diamankan sajamnya dan orangnya juga akan dibawa ke Polres,” tegas Kapolsek Wamena Kota.
Ia juga menambahkan bahwa tidak bisa semua personel polisi dikerahkan untuk pengamanan Pasar Jibama Wamena, karena pelayanan masyarakat bukan hanya di Pasar Jibama saja, masih ada tempat lain lagi yang memerlukan keamanan dari anggota kepolisian.
“Kita coba untuk pengamanan secara merata di wilayah wilayah keramaian dalam kota Wamena sehingga tak terfokus pada satu tempat saja,”tutup Kapolsek Wamena Kota. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *