Gunakan Drone dan Libatkan Warga

Danrem 174/ATW Brigjen TNI  Bangun  Nawoko dan rombongan  saat diterima Dansatgas Yonis Mekanis 516/CY, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P di Kotis Satgas Yonif Mekanis 516/CY  Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel

Upaya Pencarian Prajurit TNI yang Hilang di Tembagapura

JAYAPURA- Upaya pencarian terhadap anggota Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Pratu Kurniawan yang hilang terbawa arus sungai di Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Selasa (12/1) terus dilakukan oleh anggota TNI-Polri dan masyarakat setempat.
Komandan Korem 174/ATW, Brigjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, hari ketiga pencarian terhadap Pratu Kurniawan melibatkan sebanyak 19 personel anggota TNI-Polri dan 30 orang warga setempat.
“Kami terus melakukan pencarian hingga yang bersangkutan ditemukan. Tidak ada batas waktu dalam pencarian terhadap prajurit kami yang bertugas,” ucap Danrem Bangun Nawoko saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (14/1).
Dalam pencarian, pihaknya juga melibatkan TNI AL, dengan metode yang digunakan melakukan penyusuran di sungai. Selain aliran sungai yang deras, ada air terjun yang tidak bisa dijangkau.
“Kita berupaya membuka jalan lewat tebing di samping itu juga kita menggunakan drone,” ucap Danrem.
Pihaknya akan memberikan upaya terbaik untuk prajurit yang bertugas. Sebab saat kejadian yang bersangkutan kepeleset di jembatan kayu kecil lalu terjatuh dengan aliran sungai yang deras.
“Yang saya khawatirkan kondisi saat dia jatuh pingsan dan tidak bisa menggapai ranting ataupun batu sebagai alat bantu. Karena saat itu rekannya melihat saat korban terjatuh masih sempat memegang rotan untuk menyelamatkan diri,” terangnya.
Sebelumnya Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS bernama Pratu Kurniawan hilang terbawa arus sungai di Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, usai melakukan patroli, Selasa (12/1).
Danrem Bangun Nawoko mengatakan, insiden terjadi ketika korban sedang menuju pos yang berjarak sekitar 500 meter dan melintas di atas jembatan. Namun tiba-tiba korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh. (fia/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *