Bupati Yuni Wonda Lantik Sekda H. Tumiran

Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM., saat mengambil sumpah/janji H. Tumiran, S.Sos, M.AP sebagai Sekda Kabupaten Puncak Jaya di aula Sasana Kawonak, kantor Bupati Puncak Jaya, Rabu (13/1). ( FOTO: Humas Pemkab Puncak Jaya for Cepos)

MULIA-Awal tahun 2021 dengan semangat baru, Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM., mengambil sumpah/janji dan melantik H. Tumiran, S.Sos., M.AP., sebagai Sekda Kabupaten Puncak Jaya di aula Sasana Kawonak kantor Bupati Puncak Jaya, Pagaleme, Rabu (13/01).

Pelantikan ini merupakan proses panjang sejak dilangsungkannya seleksi terbuka JPTP Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Puncak Jaya dipertengahan tahun lalu.

Hal ini dilakukan agar mendapatkan figur pejabat yang benar – benar kompeten dan berkualitas dari mekanisme yang transparan dan kompetitif.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Puncak Jaya Yoranius Wonda, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Rofi Irwansyah, S.IP, M.Si didampingi Ketua Persit Kodim 1714/PJ, Kapolres Puncak Jaya AKBP Drs.Mikael Suradal, MM, Asisten II SETDA Esau Karoba, S.PAK, Ketua DWP Puncak Jaya, Hj. Manikem, S.Sos, M. AP, pejabat eselon II dan III, perwira TNI-Polri, pimpinan denominasi gereja dan masjid serta Ormas di Kabupaten Puncak Jaya.

Pelantikan tersebut sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2018 tentang pejabat Sekda serta terbitnya SK Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan struktural yang telah mendapat pertimbangan dari Tim Baperjakat.

Pengangkatan Sekda defenitif ini telah melalui proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa pengangkatan sekretaris daerah telah mendapatkan beberapa rekomendasi dari lembaga yang berwenang. Perlu diketahui pula bahwa jabatan Sekda selama ini dijabat oleh pejabat pelaksana tugas yang ditunjuk oleh Bupati Puncak Jaya kurang lebih 5 tahun lamanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda membacakan naskah pelantikan serta resmi melantik H. Tumiran, S.Sos, M.AP, sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, setelah sebelumnya tetap menjalankan jabatan sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra didampingi Rohaniawan Uzt. M. Kholili dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya Bupati Yuni menyampaikan jabatan struktural birokrasi pemerintahan paling tertinggi adalah sekretaris daerah. “Sebagai Sekda memiliki tugas pokok seperti melakukan penyusunan program, melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah, serta melakukan pelayanan administrasi,” ucap Bupati Yuni Wonda.

Dikatakan, pelantikan Sekda ini telah melalui proses yang panjang. “Sebelumnya saya telah mengajukan 5 putra pejabat ASN terbaik Puncak Jaya untuk mengikuti seleksi. Namun setelah tahap seleksi hanya 3 orang yang bisa diajukan ke pusat dan pada akhirnya hanya 1 orang yang terpilih menempati jabatan sekretaris daerah. Kewenangan TPK hanya mengajukan nama orang yang memenuhi syarat, pangkat, golongan, dan pengalaman serta integritas yang ada. Selanjutnya kewenangan penuh ada di tim seleksi berdasarkan undang-undang yang telah dibentuk,” jelas Bupati Yuni Wonda.

Bupati Yuni Wonda menyadari betul bahwa beberapa saat lalu beberapa kelompok menginginkan jabatan Sekda harus diduduki oleh putra asli daerah. Dengan maksud mampu mengawal kepentingan daerah. Namun, selaku kepala daerah dirinya ingin agar manajemen aparatur sangat memprioritaskan, selain aspek kualifikasi dan profesionalitas juga aspek kinerja serta loyalitas. Bahkan diharapkan mampu cepat menerjemahkan kebijakan pimpinan.

Bupati menjamin bahwa proses seleksi sampai pelantikan ini jauh dari kepentingan politik dan hegemoni kekuasaan.

Oleh karena itu, Bupati Yuni berpesan kepada putra daerah untuk optimis bahwa kepercayaan akan datang seiring dengan kinerja. “Jabatan pasti akan datang. Tapi anda harus menunjukkan kinerja dan loyalitas baik kepada pimpinan dan juga bersungguh-sungguh melayani kepada masyarakat,” pintanya.

Bupati menyadari bahwa kedepan faktor budaya harus dipertimbangkan dalam pengisian jabatan sesuai UU Nomor 21 tahun 2001. Dirinya berharap ada keberpihakan atau pemberdayaan orang asli Papua. “Hari ini kami telah memberikan satu penghormatan bagi teman-teman (suku nusantara) yang pernah datang mengabdi dan berkarya di sini. Kami telah melakukan tahapan untuk melibatkan mereka. Tapi waktu yang akan datang kami akan memprioritaskan orang asli Kabupaten Puncak Jaya,” tegasnya.

Kendati demikian, dirinya berharap Sekda baru mampu mengangkat harkat martabat serta kepentingan masyarakat suku Dani.

Bupati juga mengingatkan pembinaan manajemen aparatur mulai dari rekrutmen serta pembinaan sampai peningkatan kinerja OPD masih harus mendapat perhatian penuh.

Mengakhiri sambutannya Bupati Yuni Wonda  mengucapkan selamat kepada Sekretaris Daerah terpilih. “Dengan pengalaman yang luar biasa beliau sudah mengabdi dalam pemerintahan dan akan membina khususnya kepada eselon II, III dan IV. Sehingga dengan pembinaan yang baik itu mereka boleh menjadi pemimpin-pemimpin yang punya integritas dan loyalitas” tutup Bupati Yuni. (Humas/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *