TPNPB Klaim Bakar Dua BTS di Kabupaten Puncak

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat memperlihatkan gambar BTS 4 dan BTS 5 yang terbakar di Kabupaten Puncak, Senin (11/1). ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Instalasi Base Transceiver Station (BTS) 4 dan BTS 5 di Perbukitan Pingeli, Distrik Omukia dan perbukitan Duagi wilayah Muara Distrik Mabuggi, Kabupaten Puncak dibakar, Sabtu (9/1).

Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom mengaku belum  menerima laporan, tapi kemungkinan TPNPB yang melakukan itu. Hal ini dikarenakan dua minggu lalu Militer Murib, Lekagak Telenggen dan Gen Goliath Tabuni ada di Kabupaten Puncak.

 “Semua pimpinan TPNPB ini ada di Ilaga, maka itu bisa benar,”  kata Sebby melalui pesan messenggernya kepada Cenderawasih Pos, Senin (11/1).

Secara terpisah Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, saat anggota  mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan koordinasi dengan pihak Palapa Ring Timur, kemudian  melakukan penyelidikan dan penyidikan.  “Kasus ini tengah ditangani Satuan Reskrim Polres Puncak dan melakukan penyelidikan,” ucap Kamal kepada wartawan di Medis Center Polda Papua, Senin (11/1).

Kamal menerangkan, Polres Puncak akan melakukan koordinasi terkait terbakarnya instalasi BTS 4 dan BTS 5 sehingga mengakibatkan jaringan 4G Telkom Ilaga terputus dan Link Palapa Ring Sugapa, Ilaga dan Mulia terputus. “Polres Puncak telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” tagas Kamal.

 Ia menerangkan, sekira pukul 17.03 WIT dilaksanakan pengecekan secara langsung dari pihak Palapa Ring Timur dengan menggunakan helikopter PK IWV Lama untuk menonfirmasi terkait lost signal di BTS 4 yang terletak di perbukitan Pingeli, Distrik Omukia dan BTS 5 yang terletak di perbukitan wilayah Muara Distrik Mabuggi, Kabupaten Puncak.

 Dari hasil pengecekan di BTS 5 yang terindikasi lost signal pada Rabu (6/1) terdapat string, panel solar cell, genset dan perangkat lainnya yang terbakar. Hal ini yang menyebabkan pembangkit daya ke tower tidak terkoneksi dan link radio ke Telkom maupun Telkomsel terputus.

 Setelah melaksanakan pengecekan di areal BTS 5 dilanjutkan melaksanakan pengecekan di areal BTS 4 yang terindikasi lost signal pada hari yang sama terdapat string, panel solar cell dan perangkat lainnya yang terbakar. Sehingga menyebabkan pembangkit daya ke tower tidak terkoneksi dan link radio ke Telkom maupun Telkomsel terputus. “Akibat dari kejadian ini, jaringan 4G Telkom Ilaga terputus dan Link Palapa Ring Sugapa, Ilaga, Mulia terputus,” terang Kamal.

 Adapun kerugian materiil yakni BTS 4 mengalami kerusakan pada string, panel solar cell dan perangkat lainnya yang terbakar dan BTS 5 mengalami kerusakan pada string, panel solar cell, genset dan perangkat lainnya yang terbakar. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *