Pemprov Diingatkan Jangan Salah Tempatkan Orang

Boy Markus Dawir (FOTO: Gamel Cepos)

JAYAPURA – Mengawali tahun 2021 dengan sejumlah agenda penting, Pemerintah Provinsi Papua diingatkan untuk mengevaluasi sejumlah hal terlebih yang berkaitan dengan Undang – undang  Otsus termasuk di dalamnya soal afirmatif. Perlunya keberpihakan agar roh Otsus tetap pada relnya. Hal ini diingatkan oleh Sekretaris Fraksi Demokrat DPR Papua, Boy Markus Dawir Pemerintah dimana ia menyebut Pemprov perlu membenahi pendistribusian dana Otsus yang diturunkan ke kabupaten kota.

Perlu  pengawasan dan pendampingan yang melekat sehingga sesuai dengan porsi maupun presentase dana. “Harus sesuai dengan porsinya terutama dibidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun ekonomi kerakyatan. Jangan pendidikan yang harusnya 20 persen ternyata hanya 15 persen atau hanya 10 persen. Begitu juga dengan ploting anggaran untuk sektor kesehatan yang seharusnya 15 persen ternyata di kabupaten hanya 5 persen hingga akhirnya masyarakat mengatakan Otsus gagal,” kata BMD di Hotel Horison Kotaraja pekan kemarin. Jadi menurutnya persoalan pendistribusian dana Otsus harus dibenahi sebab kewenangan untuk  pelaksanaan Otsus ada di provinsi di gubernur dan jika tak dikendalikan maka akan merepotkan ke depannya.

“Lalu kami melihat saat ini masih banyak visi misi yang jadi sorotan sehingga kami meminta gubernur dan wakil gubernur untuk melihat ASN  yang produktif untuk bisa ditempatkan di provinsi. Jangan sampai tahun 2021 ini masyarakat masih mengeluh,” sarannya. Penempatan ini juga harus sesuai dengan disiplin ilmu, jangan sampai latar belakangnya berbeda dengan pos atau dinas yang ditempatkan. “Jangan Sarjana Pendidikan diberi jabatan kepala Dinas Kesehatan atau Sarjana Sosial menjadi kepala Dinas PU. Kalau disiplin ilmunya magister tehnik atau sarjana tehnik artinya ia cocok di PU atau perhubungan agar sesuai dengan kemampuan, bukan lagi meraba – raba. Ini perlu kami ingatkan,” pungkasnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *