Pelayanan Rapid Test Menumpuk

Warga yang mengantre menunggu di depan loket Posko Covid -19 Jayawijaya yang ada di Sentani. (FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA – Ratusan warga yang ingin berangkat ke Wamena harus rela antre panjang untuk melakukan pendaftaran rapid test di Posko Covid -19 Jayawijaya di Sentani Jayapura, Minggu (10/1). Antrean ini terjadi, karena meski sesuai jadwal  loket dibuka pukul 13.00 WIT, namun  namun petugas masih mengambil waktu istirahat, sehingga hal ini yang dipertanyakan oleh warga yang harus antre 1-2 jam.

  Nicko, salah satu calon penumpang yang ditemui Cenderawasih pos di Posko Covid -19 Jayawijaya, mengaku jika ia telah antre selama 1 jam pasca loket pemeriksaan dibuka. Namun ia sedikit mempertanyakan karena jadwal pembukaan loket pemeriksaan rapid test hari minggu itu pukul 13.00 WIT, namun petugas masih mengambil waktu untuk istirahat, yang jadi pertanyaan rentang waktu dari pagi hingga pukul 13.00 WIT, apakah tidak digunakan untuk istirahat.

  “Kami sedikit heran karena hari minggu itu posko buka jam 1 siang , tapi petugas masih ambil waktu untuk istirahat siang sehingga antrean panjang terjadi di depan posko Covid -19 Jayawijaya.” ungkapnya Minggu (10/1) kemarin.

  Ia juga menyatakan, saat ini dalam keadaan pandemi, namun antrean yang terjadi seakan tidak menunjukkan penerapan protokol kesehatan. Meskipun semua menggunakan masker, namun penumpukan warga yang melakukan rapid test terlalu padat dan tak ada yang jaga jarak saat melakukan pendaftaran,

  “Bagaimana mau mencegah penyebaran Covid,  jika pelayanan yang pukul 13.00 WIT dibuka, namun petugas masih ambil waktu istirahat  siang sehingga warga yang ingin mendapatkan pelayanan rapud test tertumpuk,”beber Nicko.

  Hal senada juga dikatakan salah satu calon penumpang yang tak mau disebutkan namanya dalam media ini,  pelayanan rapid tes sangat terlambat, warga sudah melakukan antrean itu selama 1 jam. Bahkan semakin siang warga semakin banyak, artinya petugas tidak on time dengan waktu yang ditetapkan dalam jadwal yang tertulis didepan posko

   “Kami lihat jadwal setiap minggu posko dibuka pukul 13.00 WIT, namun mengapa sampai pukul 14.00 WIT, baru buka dengan alasan petugas istirahat, ini tak masuk akal karena ada g waktu dari pagi an tak digunakan, mengapa jam pelayanan dipakai untuk istirahat ,” kesalnya lantaran antre selama 1 jam.

  Ia juga menyatakan selama beberapa jam antre kena panas , sehingga jika dalam pemeriksaan rapid test itu ia yang reaktif, maka ia tak mau tahu, tetap harus berangkat. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *