Pangdam: Dalam Setiap Tugas, Hindari Jatuhnya Korban Jiwa

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono memimpin rapat evaluasi Program Kerja dan Anggaran Kodam XVII/Cenderawasih Semester II Tahun 2020, di Aula Tonny A Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (8/1) lalu. ( FOTO: Kodam)

JAYAPURA- Pimpin rapat evaluasi Program Kerja dan Anggaran Kodam XVII/Cenderawasih Semester II Tahun 2020, di Aula Tonny A Rompis Makodam XVII/Cenderawasih. Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono tekankan kepada prajurit untuk mengedepankan pelaksanaan secara tertib.

Dikatakan, rapat evaluasi progjagar untuk mengukur pencapaian Program Kerja Kodam XVII/Cenderawasih pada TA 2020, menginventarisir hambatan dan kendala, untuk kemudian merumuskan langkah solusi pemecahan permasalahan dalam upaya meningkatkan kinerja dan capaian kegiatan output dan outcome.

“Dengan mengedepankan pelaksanaan yang dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab, sehingga dapat menemukan solusi berupa langkah-langkah efektif atas permasalahan dalam pelaksanaan tugas Kodam XVII/Cenderawasih,” kata Pangdam Jumat (8/1) lalu.

Ia berharap sasaran pelaksanaan program kerja dapat tercapai khususnya untuk mewujudkan hasil yang diinginkan.  Untuk mewujudkan hal tersebut beberapa penekanan untuk dapat dijabarkan di satuan masing-masing, sehingga penyelenggaraan tugas-tugas Kodam XVII/Cenderawasih dapat berjalan dengan baik.

Diantaranya, setiap satuan melaksanakan tugas, fungsi dan peran masing-masing satuan dengan sebaik-baiknya. Menegakkan disiplin dan kepatuhan serta hindari pelanggaran sekecil apapun dengan membudayakan sikap malu dalam berbuat salah.

“Dalam setiap tugas, hindari jatuhnya korban jiwa akibat tidak optimalnya rikkes dan rikpsi saat penyiapan pasukan. Latih anggota secara optimal untuk mengasah karakter, disiplin, taktik serta insting prajurit,” paparnya.

Lanjutnya, guna menghentikan penyebaran virus covid-19. Setiap prajurit senantiasa pedomani protokol kesehatan covid-19 dimanapun. Dapat menjaga diri dan keluarga dari penularan virus covid-19. selain itu, sebagai prajurit harus dapat menjadi contoh sekaligus penegak protokol kesehatan covid-19 di lingkungan kita.

“Harus mengedepankan aspek kesejahteraan, tingkatkan efektivitas dalam kegiatan teritorial kepada masyarakat yang selama ini berjalan dengan baik dan manfaatkan sistem informasi yang telah tergelar di masing-masing satker semaksimal mungkin dalam pelaksanaan kegiatan pengendalian program kerja,” pungkasnya. (fia/wen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *