13 Gugatan Paslon Teregister di MK

Theodorus Kosay (Gamel/Cepos)

Yusak – Yakob Menangkan Hasil Rekapitulasi Boven Digoel

JAYAPURA-Sebanyak 10 pasangan calon dari 10 kabupaten di Provinsi Papua yang menggelar Pilkada pada 9 Desember lalu mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilu (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat ini hanya dihitung 10 kabupaten mengingat untuk Kabupaten Boven Digoel belum diketahui apakah ada kandidat yang mengajukan gugatan atau tidak. Dari 10 kabupaten ini, yang menarik adalah ada 1 yang berstatus bakal calon yakni Deki Kayame & Yunus Pakopa yang merupakan bakal calon dari Kabupaten Nabire.

Selain itu untuk pasangan Robby Wilson Rumansara & Lukas Jantje  Punny (Paslon Nomor Urut 1)  dari Kabupaten Mamberamo Raya dan pasangan Costan Oktemka & Deki Deal (Paslon Nomor Urut 2) dari Kabupaten Pegunungan Bintang teregister mengajukan permohonan dua kali dengan nomor register yang berbeda. Sehingga jika dihitung total keseluruhan ada 13 gugatan yang teregister namun dengan 10 pasangan calon. Jika dilihat dari tabel rekap pengajuan permohonan PHP se-Indonesia bisa dibilang Provinsi Papua bersama Sumatera Utara menjadi provinsi yang memiliki gugatan yang sama banyaknya yakni 13 permohonan dan jumlah 13 ini adalah yang terbanyak dibanding jumlah gugatan dari provinsi lain.

Terkait ini Ketua KPU Papua, Theodorus Kosay menyampaikan bahwa pihaknya menunggu hasil sidang atau keputusan dari MK untuk menentukan apakah dari pengajuan gugatan yang disampaikan akan merubah hasil atau tidak. KPU sebagai pihak termohon sebelumnya sudah menyampaikan bahwa jika ada keberatan dan ketidakpuasan dari PHP ini maka setiap paslon memiliki hak untuk mengajukan keberatannya ke MK.

“Semua fasilitas atau wadah untuk menyampaikan protes atau gugatan sudah disiapkan dan setiap paslon memiliki hak untuk itu,” kata Theodorus dalam rilisnya kepada wartawan pekan kemarin.

Untuk Kabupaten Boven Digoel sendiri KPU hingga kini masih menunggu dan memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon untuk melakukan gugatan ke lembaga yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. “Jika ada Paslon merasa dalam tahapan Pilkada Boven Digoel dirugikan, silakan gugat di MK, sebab itu adalah hak. Kami berikan waktu gugatan dihitung pertanggal penetapan hingga tiga hari kedepan,” sambungnya.

Disini ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan proses Pilkada di Papua berjalan aman dan kondusif. Bahkan pemilihan susulan di Boven Digoel yang awalnya sempat dikhawatirkan juga berjalan lancar.

Untuk Boven Digoel dijelaskan bahwa proses rekapitulasi awalnya direncanakan dimulai pada 1 – 5 Januari 2021 namun ternyata hanya 2 hari yaitu tanggal 2-3 Januari 2021 dan semua rampung.  Pihak penyelenggara juga mengajak masyarakat mengikuti proses ini dengan menyiapkan fasilitas pengeras suara, toa dan wairless. “Hari ini sudah kami tetapkan hasilnya dengan perolehan suara. KPU Boven Digoel akhirnya menetapkan Pasangan Nomor Urut 04, Yusak Yaluwo-Yakob Waremba sebagai Paslon dengan suara terbanyak,” katanya.

Pasangan Yusak-Yacob meraih suara 16.319 atau 52,87 persen dari jumlah 31.520 suara sah. Sedangkan pesaingnya hanya mampu meraup masing-masing suara yakni paslon nomor urut 01, Hengky Yaluwo-Lexi Romel Wagiu 2.164 suara atau 7,01 persen, paslon nomor urut 02, Chaerul Anwar–Nathalis B Kaket dengan jumlah 3.226 suara atau 10,45 persen dan paslon nomor urut 03, Marthinus Wagi-Isak Bangri dengan hasil 9.156 suara atau 29,66 persen.

Meski demikian diakui Theo bahwa masih ada penolakan dari masing-masing saksi pasangan calon dari hasil yang ditetapkan KPU. “KPU juga menyiapkan formulir D  jika ada keberatan. Jadi KPU tetap menerima pendapat dan pikiran para saksi ini  karena menjadi hak mereka,” kata Theo.

Sebelumnya  Paslon Yusak Yaluwo-Yakob Waremba sempat digugurkan KPU RI dengan alasan calon bupati Yusak Yaluwo belum usai menjalani masa rehat pasca dibebaskan dari lembaga pemasyarakatan. Namun kemudian keputusan tersebut digugat paslon Yusak-Yakob dan gugatan tersebut di menangkan oleh Bawaslu, sehingga paslon Yusak-Yakob dikembalikan hak politiknya sebagai peserta Pilkada Kabupaten Boven Digoel dan justr memenangkan Pemilu. (ade/nat)

Berikut Daftar Paslon yang Ajukan Gugatan 

  1. Pemohon Kristian Wanimbo & Yonas Tasti (Paslon Nomor Urut 3) dengan  termohon KPU Kabupaten Mamberamo Raya
  2. Robby Wilson Rumansara & Lukas Jantje  Punny (Paslon Nomor Urut 1) dengan terohon KPU Kabupaten Mamberamo Raya
  3. Dorinus Dasinapa & Andris Maay (Paslon Nomor Urut 2) dengan termohon KPU Kabupaten Mamberamo Raya
  4. Costan Oktemka & Deki Deal (Paslon Nomor Urut 2) dengan termohon  KPU Kabupaten Pegunungan Bintang
  5. Drs Fransiscus Xaverius Mote & Tabroni Bin Cahya (Paslon Nomor Urut 3) dengan termohon KPU Kabupaten Nabire
  6. Lakius Peyon & Nahum Mabel (Paslon Nomor Urut 2) dengan terMohon KPU  Kabupaten Yalimo
  7. Ollen Ostal Daimboa & Yeheskiel  Imbiri (Paslon Nomor Urut 3) dengan termohon KPU Kabupaten Waropen
  8. Yufinia Mote  & Muhammad Darwis (Paslon Nomor Urut 1) dengan termohon KPU Kabupaten Nabire
  9. Yusak Samuel Bisi & Muhammad Imran (Paslon Nomor Urut 2) dengan termohon KPU Kabupaten Waropen
  10. DR Yulianus Payzon & Bonefasius Jakfu (Paslon Nomor Urut 2) dengan termohon KPU Kabupaten Asmat
  11. Deki Kayame & Yunus Pakopa (Bakal Paslon Perseorangan) dengan termohon KPU Kabupaten Nabire)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *