Tahapan Pilkada Boven Digoel Resmi Ditunda?

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, foto: gratianus silas/cepos

JAYAPURA- Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, mengaku bahwa KPU RI telah menyurat KPU Papua per 6 Desember lalu perihal penundaan Pilkada Boven Digoel pada 9 Desember nanti.

“Tanggal 6 Desember, KPU menyurat KPU Papua dengan 4 poin. Kesimpulannya, sementara tahapan masih dalam proses sengketa. Makanya proses sengketa diselesaikan dulu, sehingga KPU pertimbangkan untuk penundaan,” terang Theodorus Kossay, Senin (7/12).

Alhasil, surat suara belum dicetak dan logistik juga belum dicetak.

“Jadi kita tunggu sampai proses sengketa selesai baru bisa kita lanjutkan tahapan selanjutnya,” jelasnya.

Ditanya perihal lamanya penundaan, kata Kossay, Bawaslu menyebutkan bahwa proses sengketa berlangsung 12 hari, di mana saat ini dilakukan pemeriksaan saksi.

“Kita juga koordinasi dengan KPU RI untuk minta petunjuk selanjutnya setelah penundaan ini,” tambahnya.

Diketahui, situasi keamanan di Boven Digoel memanas pasca KPU RI mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan pasangan Yusak Yaluwo-Yakob Weremba tidak memenuhi syarat pada Minggu (29/11) lalu. Sebab, status pencabutan hak politik Yusak karena menjadi narapidana kasus korupsi masih tersisa dua tahun dari total lima tahun.

Bawaslu Boven Digoel juga sedang melaksanakan sidang tahapan pemeriksaan saksi pada Senin ini dengan pemohon pihak Yusak-Yakob dan termohon KPU RI.

“Pihak pemohon mengugat keputusan KPU yang menganulir keikutsertaan kandidat Yusak-Yakob dalam Pilkada,” pungkasnya. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *