Jagung Kering Keerom Diserahterimakan di Blitar

Pjs Bupati Keerom ketika menyerahkan secara simbolis 15 ton jagung Keerom kepada Pjs Bupati Blitar, Drs. Budi Santosa di Kabupaten Blitar, Selasa (2/12). ( FOTO: Humas)

JAYAPURA- Sebanyak 15,5 ton jagung kering hasil produksi petani di Kampung Arso Pura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, telah resmi diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang kemudian akan dijual ke produsen pakan ternak yang ada di daerah tersebut.

   Pjs. Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, yang melakukan langsung penyerahan jagung kering tersebut di Kantor Bupati Blitar, kepada Pjs. Bupati Blitar, Drs. Budi Santosa, Rabu (2/12).

   Dalam sambutannya, Ridwan menegaskan, jumlah produksi jagung kering yang awalnya merupakan program pemulihan ekonomi nasional pada masa pandemic covid-19, akan terus bertambah karena jumlah lahan yang akan ditanami jagung masih belum seluruhnya berjalan.

   “1000 hektar yang akan ditanam jagung untuk dengan menggunakan refocusing dana APBD. Ini adalah ide brilian yang harus dilakukan secara mekanisasi dari penanaman sampai proses panen,” ujarnya.

   Tidak sampai jagung kering, Ridwan berharap komoditas lain yang ditanam oleh petani di Keerom, diharap bisa juga menembus pasar luar sehingga perekonomian di Papua tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan.

   “Saya berharap teman dari Keerom terus lanjutkan sehingg kita bisa lakukan terobosan. Kita juga ada komoditas lain yang bisa dikembangkan,” kata Ridwan.(gin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *