Wisata Air Panas Mosso Siap Dikembangkan

Suasana seminar akhir Mastr Plan pengembangan wisata Air Panas Kampung Mosso, yang berlangsung di ruang rapat Dinas Kehuatan dan Lingkingan Hidup Provinsi Papua, Senin (30/11). (Foto: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Destinasi wisata Air Panas Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura dalam beberapa bulan terakhir menjadi perbincangan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang memiliki hoby berwisata. Wisata Air Panas Mosso kedepan akan menjadi salah salah satu destinasi wisata ikon baru Kota Jayapura, bahkan provinsi Papua.
Oleh sebab itu, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua akan mengembangkan wisata Air Panas tersebut agar lebih mendunia. Bahkan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup telah menggandeng Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata dalam menyediakan Master Plan pengembangan wisata Air Panas Mosso.
“Seminar yang dilaksanan hari ini (Senin-red) adalah seminar laporan akhir master plan inventarisasi dan identifikasi potensi jasa lingkungan dengan wisata air panas di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Nah seminar ini berdasarkan hasil kajian master plan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Pariwisata bersama tim ahli dari Uncen,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidupu Provinsi Papua, Yan Yap Ormuseray kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di sela-sela seminar di ruang rapar Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, Senin (30/11).
“Dalam seminar menampilkan destinasi wisata baru yang berbasis sumber daya alam yang dibiayai oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, yaitu wisata air panas, yang menurut penjelasan dari tim ahli bahwa air panas mencapai hingga 70 derajat,” sambung Ormuseray.
Kata Ormuseray, seminar akhir tersebut akan menjadi dokumen perencanaan awal untuk mengembangkan wisata Air Panas tersebut. Ormuseray juga berharap adanya partisipasi dari instansi atau lembaga disektor pariwisata. “Harapan kami adanya dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait pariwisata, maupun pihak swasta lain lewat CSR, agar pengembangan wisata Air Panas ini bisa terus kita kembangkan dan menjadikan satu wisata baru di Kota Jayapura,” ujar Ormuseray.
Ketua Tim Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata, Jerry Aronggear mengatakan, bahwa dalam master plan tersebut ada beberapa kajian yang mereka lakukan. Seperti melakukan studi kelayakan, kemudian melihat aspek lingkungan fisik, yaitu kelayakan air panas itu sebagai objek wisata.
“Nah dari hasil kajian kita, maka potensi alam pada air panas Mosso ini sangat potensial sekali untuk dijadikan destinasi wisata kesehatan. Kami juga membuat master plannya, jadi posisi dan penempatan fasilitas apa yang akan dibangun, sarana prasarananya termasuk dengan hal-hal apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di kampung Mosso,” ucap Aronggear.
Aronggear menceritakan, bahwa selain penataan kawasan utama wisata, ada juga akan pengembangan potensi tambahan seperti kebun binatang mini, wisata kuliner, wisata canoening.
Sementara itu, Kepala Distrik Muara Tami, Supriyanto sangat mengapresiasi adanya niat pengembangan wisata Air Panas yang berada di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami. Menurut Supriyanto, dengan pengembangan wisata Air Panas tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Mosso.
Di tempat yang sama, Kepala Kampung Mosso, Agus Wepafoa mengaku, bahwa Pemerintah Kampung Mosso sangat mendukung pengembangan wisata Air Panas tersebut. “Dari dana desa kita sudah buka akses di kampung, jadi saya sudah buka jalan ke wisata air panas, sudah buat tempat parkir dan tempat jaga,” pungkasnya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *