Papua Kondusif, Tak Ada Pergerakan Dari Kelompok Tertentu

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono bersama Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE., M.Si., disaksikan Ketua Asosiasi Bupati Lapago Befa Yigibalom, SE, M.Si., saat memotong daging wam hasil bakar batu dengan masyarakat di halaman kantor LMA Jayawijaya, Selasa (1/12). (FOTO:Denny/Cepos)

JAYAPURA-Situasi Kamtibmas di 28 kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Papua dinyatakan kondusif pada 1 Desember yang selama ini tercatat dalam kalender Kantimbas Polda Papua.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, laporan dari Polres jajaran situasi di wilayah masing-masing kondusif. Diharapkan situasi ini tercatat hingga menjelang Natal dan tahun baru.
“Papua aman dan damai maka masyarakat Papua bisa menikmati bulan penuh kasih, bulan dimana kaum Nasrani akan melaksakana ibadah,” ucap Kamal kepada Cenderawasih Pos, Selasa (1/12).
Kamal menegaskan tak ada pergerakan dari kelompok tertentu, seluruh jajaran kepolisian di Polda Papua dan Polres Jajaran sudah mengidentifikasi titik-titik kerawanan dengan memaping permasalahan yang ada.
“Kegiatan kepolisian di hari Kamtibmas secara preentif dilakukan oleh masing-masing Kasatwil melakukan komunikasi dengan stake holder yang ada di daerah masing-masing,” ungkap Kamal.
Sebelumnya pada Senin (30/11), Polda Papua menggelar Patroli malam guna menjaga Kamtibmas di wilayah papua tetap kondusif. Patroli tersebut menjelang Hari Raya Natal dan Tahun baru 2021.
Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang Siagian mengatakan, patroli menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021, dilakukan agar bisa mendeteksi serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dalam menyongsong bulan cinta kasih di penghujung tahun 2020, Kamtibmas di seputaran kota Jayapura tetap berjalan dengan normal tanpa ada gangguan. Selaku pihak keamanan perlu meningkatkan kegiatan-kegiatan Kepolisian seperti patroli, razia maupun sambang ke tokoh-tokoh menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021,” ucap Sondang.
Dikatakan, pada bulan Desember intensitas kegiatan masyarakat akan semakin meningkat. Sehingga perlu dilakukan pencegahan melalui Patroli untuk menekan angka kejahatan agar tidak meningkat.
“Patroli dilaksanakan dengan baik serta memperhatikan hal-hal yang kiranya bisa menggangu Kamtibmas, kita hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker hingga jaga jarak guna memutus mata rantai Covid-19.
Senada dengan itu, Kodam XVII/ Cenderawasih juga memastikan keamanan di wilayah Papua secara menyeluruh masih dalam keadaan terkendali. Meskipun sebelumnya sempat terjadi aksi massa di Boven Digoel, namun hal itu berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak dan telah diatasi jajaran Polri bersama TNI.
Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono dalam kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Jayawijaya mengatakan situasi keamanan di Papua secara umum sangat baik.
Pada awal bulan kasih ini, Pangdam Ignatius Triyono memastikan bahwa situasi di tanah Papua khususnya di wilayah teritorial Kodam XVII/Cenderawasih sangat aman,
“Khusus untuk kegiatan provokatif yang terjadi di beberapa daerah itu kaitannya dengan Pilkada. Seperti yang terjadi di Kabupaten Boven Digoel. Keributan di sana berkaitan dengan pilkada dan itu sudah bisa ditangani oleh TNI-Polri. Tindakan yang kami lakukan selalu lebih dulu melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk penanganan kerusuhan di sana,” jelasnya saat ditemui di kantor LMA Jayawijaya, kemarin.
Diakuinya, kunjungan pertamanya sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih ke Jayawijaya bersamaan dengan kegiatan akar batu bersama dalam rangka memasuki bulan kasih.
“Kita mengisi waktu dengan agenda bakar batu bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, unsur pemerintah daerah bersama-sama merayakan bulan kasih ini.” tuturnya.
Lewat momen ini, Pangdam memberikan pesan-pesan dan berbagi kasih bersama dengan masyarakat berupa paket sembako. Hal ini untuk meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, Pangdam juga membagikan masker dan mengingatkan masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan.
“Kami juga harapkan bulan kasih ini tidak hanya bulan Desember saja. Namun di bulan -bulan berikutnya juga harus dipenuhi dengan kasih. Percuma kalau bulan Desember saja yang dikenang dengan bulan kasih setelah itu banyak kegiatan provokatif kembali. Untuk itu, mari kita isi hari-hari hidup kita dengan kasih dan sukacita,” tutupnya.
Ditempat yang sama Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menyatakan memasuki bulan Desember ini Pemkab Jayawijaya sudah mengambil langkah untuk pengamanan. Dimulai dari apel gabungan gelar pasukan bersama untuk bulan kasih agar bagaimana menjaga keamanan di Jayawijaya menjelang perayaan Natal.
“Saya harap masyarakat di Jayawijaya tetap bersatu menjalankan Natal dan tahun baru dalam keadaan aman dan tidak ada keadaan yang mengganggu,” pintanya. (fia/jo/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *