Toga dan Tomas Jembatan Antara Pemerintah dan Masyarakat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Rapat membahas RKA ? KL Kementerian Pertahanan/TNI TA 2021. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Panglima TNI Serahkan 59 Ekor Babi Secara Simbolis Simbol Papua Tanah Damai

JAYAPURA-Tiba di Timika, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyerahkan secara langsung 59 ekor babi kepada masyarakat papua di Timika (28/11).

Puluhan ekor babi tersebut untuk kegiatan bakar batu bersama masyarakat Papua sebagai simbol Papua tanah damai.

Panglima Hadi Tjahjanto yang ditemani Irwasum Polri menyerahkan babi sebagai simbol Papua tanah damai. Apalagi menjelang Desember yang mana diperingati oleh umat Kristen di Papua sebagai bulan kelahiran Sang Putra Pembawa Damai atau yang dikenal dengan bulan Natal.

Panglima Hadi Tjahjanto menyebut, tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) memegang peran yang sangat penting di tempat dan daerah masing-masing. Sehingga diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas.

“Pemerintah sedang berupaya melaksankan pembangunan dan kita menyadari masih banyak tantangan yang belum diselesaikan di Papua dan Papua berat. Dengan adanya Kepres Presiden tentang percepatan terpadu pembangunan di Papua dan Papua Barat, diharapkan dapat mempercepat pembangunan di Papua,” ungkap Hadi Tjahjanto dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Minggu (29/11).

Lanjutnya, pembangunan menjadi kunci awal kepedulian pemerintah terhadap Papua, meliputi pendidikan kesehatan dan pembangunan. Sehingga ia yakin Papua dan Papua Barat akan maju, karena sudah memiliki sumber daya yang bagus dan memastikan kedamaian dan kesejahteraan.

“TNI dan Polri akan selalu bahu-membahu mengawal pembangunan yang dilakukan di Papua dan Papua Barat,” tegasnya.

Panglima juga mengingatkan penerapan protokol kesehatan perlunya dilakukan secara disiplin serta harus produktif. Setiap orang harus menjaga kedamaian menjelang Pilkada serentak dan perlunya TNI-Polri bersama tokoh agama, tokoh masyarakat menjaga kedamaian di Papua.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombespol A.M. Kamal mengatakan, memasuki bulan Desember para kepala suku di Papua akan menggelar upacara adat bakar batu dengan menyembelih babi di wilayahnya masing-masing sebagai simbol Papua tanah damai.

“Upacara adat bakar batu akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Desember 2020 di beberapa wilayah  di Papua seperti Wamena, Sugapa, Ilaga, Puncak Jaya, dan Timika, yang dipimpin kepala suku masing-masing,” ungkap Kamal.

Menurut Kamal, acara tersebut dilaksanakan guna mewujudkan cinta kasih dan damai menjelang perayaan Natal. (fia/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *