Hasil Mulung Diperoleh 114.135 Puntung Rokok

HITUNG PUNTUNG: Peserta mulung puntung rokok menghitung hasil hunting di pelataran Taman Imbi Jayapura, Minggu (29/11). Tercatat selama 1 jam berhasil dikumpulkan 114.135 puntung rokok yang menunjukkan kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab atas sampah sendiri masih rendah. foto: Gamel/Cepos

JAYAPUA – Aksi mulung puntung rokok yang dilakukan sekelompok anak muda di Kota Jayapura  yang diinisiasi oleh School Of Eco Diplomacy dan Rumah Bakau Jayapura di empat taman di Kota Jayapura berhasil mengumpulkan 114.135 puntung.

Hanya dengan durasi mulung selama 1 jam, peserta yang sebagian besar diikuti puteri cilik dan remaja Papua ini langsung menyambangi empat taman yang ditentukan. Koordinator kegiatan Datus Yaho menyampaikan bahwa awalnya ia mengagendakan untuk memulung di lima taman. Namun karena situasi dan cuaca yang kurang mendukung akhirnya hanya dilakukan di empat taman dan hasilnya diperoleh belasan ribu puntung rokok.

Jumlah ini menurutnya menunjukkan kesadaran warga untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri masih rendah.  Terkadang orang akan berpikir jika puntung rokok hanya sampah kecil yang tidak terlihat dan tidak memakan tempat. Bahkan jika dibuang 10 atau 20 puntung juga tidak terlalu mengganggu kenyamanan orang. Ini berbeda dengan sampah botol atau sampah plastik yang wujudnya lebih besar dan akan mengganggu kenyamanan jika  terbiar berserakan.

“Kalau ditanya apa manfaat dari mulung puntung ini ? Kami bisa jawab bahwa dari dampak meski kecil, puntung rokok juga merupakan benda atau sampah yang paling banyak mengotori planet bumi,” jelasnya.

Namun ia bersyukur karena bisa berbagi pengalaman dengan generasi muda yang dianggap perlu dikawal untuk menumbuhkan sikap peduli. “Tentunya ini akan terus berlanjut,” kata Datus.

Kegiatan ini juga dihadiri David Saweri, salah seorang penggiat lingkungan Kabupaten Sarmi yang mengaku kagum dengan aksi kecil namun memberi dampak besar. “Saya senang sekali melihat adik – adik yang masih sekolah mau turun berkotor – kotor. Ini sangat positif menurut saya,” singkatnya.

Sementara Theresia dari Rumah Bakau Jayapura menyampaikan bahwa kadang puntung rokok dianggap sepele. Namun yang perlu  diketahui dua pertiga dari total 5,6 triliun batang rokok atau 4,5 triliun puntung rokok yang dihisap setiap tahun dibuang sembarangan. “Puntung rokok juga menyumbangkan  30 persen – 40 persen dari semua sampah yang ditemuka di tempat pembuangan sampah yang ada di perkotaan,”  jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kandungan dari puntung rokok memiliki zat berbahaya. Ada ribuan serat selulosa asetat yang membutuhkan waktu belasan tahun untuk terurai. “Filter atau puntung rokok juga mengandung ribuan bahan kimia yang bisa membunuh tanaman, tikus, serangga maupun jamur karena mengandung senyawa  penyebab kanker,” imbuhnya. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *