Pemkab Segera Buka Kembali Taman Poleuw Park

Kondisi Taman Pholeuw Park yang berada di Kampung Khleypulou, Distrik Sentani Timur. Taman yang baru diresmikan Juni lalu, sementara ini ditutup dan tidak menerima kunjungan wisatawan. ( FOTO: Robert MboIk Cepos)

SENTANI-Dinas Perumahan, Pertanahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Jayapura segera membuka kembali Taman Poleuw Park, di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur sebagai tempat wisata.
“Kami usahakan sekitar Desember sudah dibuka kembali,” kata Kepala Dinas Perumahan, Pertahanan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Jayapura, Tery Ayomi ketika dihubungi media ini melalui sambungan teleponnya, Jumat (27/11).

Terry Ayomi (Foto: Robert Mboik Cepos)

Dia mengatakan, sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menutup taman itu untuk kegiatan wisata dengan alasan pemeliharaan.
“Sempat kita buka setelah diresmikan, tapi kita tutup kembali karena ada pemeliharaan,” kata Terry Ayomi.
Dia mengakui, pasca dibuka setelah diresmikan pada Juli lalu, animo masyarakat mengunjungi tempat itu sangat tinggi. Namun pihaknya menutup tempat itu karena masih ada masyarakat yang tidak menjaga kebersihan bahkan ada yang melakukan aksi vandalisme serta membuang ludah pinang sembarangan di tempat pariwisata itu. Padahal tempat itu dibangun dengan biaya yang tidak sedikit dan juga baru saja diresmikan.
“Makanya terpaksa kami tutup, kami harap agar masyarakat atau pengunjung yang datang ke sana bisa membantu kami untuk sama-sama menjaga fasilitas umum tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap taman Poleuw Park itu. Sebelum dibuka, pihaknya memastikan akan menempatkan petugas keamanan, mungkin kerja sama dengan pihak ketiga.
“itu yang sudah kami diskusikan dengan ibu Sekda, mungkin kami kasih ke swasta. Itu ada agen security, kita bisa kerja sama dengan mereka, kita kontrak,” ungkapnya.
Lanjut dia, pihaknya juga sedang membangun kerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Teternakan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura.
Kerja sama dengan dua dinas itu dalam rangka menghadirkan kegiatan ekonomi di taman tersebut, sehingga semakin menambah jumlah kunjungan dan tentunya akan berpengaruh pada pendapatan dari pengelolaan taman itu sendiri.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *