Pemkab Tolikara Kumpulkan Berkas Tenaga Honorer

Bupati Tolikara Usman G Wanimbo, SE, MSi didampingi kepala Badan Kepegawaian Daerah Jhoni Towolom, SKM saat memberikan arahan kepada pelamar honorer Pemkab Tolikara saat pengumpulan berkas di Kantor BKD Tolikara di Karubaga, Rabu (25/11).(Foto : Diskominfo for Cepos)

KARUBAGA-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tolikara melakukan pengumpulan berkas dan data adminstrasi semua tenaga honorer yang ada di daerah Tolikara. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Pusat yang akan merekrut 20.000 CPNS di seluruh wilayah Papua.
Bupati Usman G. Wanimbo, SE,M.Si mengatakan, tenaga honorer yang dimaksud adalah mereka yang bekerja di Tolikara, baik putra-putri asli Papua maupun non Papua.
“Mereka yang bekerja di tempat (di Tolikara) dan memiliki surat tugas dan berdasarkan keputusan Bupati. Mereka itulah yang kita akomodir, yakni pegawai harian di SKPD dan di kantor Distrik, guru, tenaga kesehatan, penjaga PLTS, pembersih lapangan terbangan, cleaning service dan Satpol PP.” kata Bupati Usman G. Wanimbo ketika berdialog dengan para tenaga honorer di halaman Kantor BKD Kabupaten Tolikara, Rabu (25/11).
Dikatakan pula, tenaga honorer di Kabupaten Tolikara sebagian besar merupakan putra-putri asli Tolikara dengan jumlah sekitar 800 sampai 1000. Semuanya menyebar di setiap SKPD di pusat ibukota kabupaten maupun di distrik-distrik.
“Harapan dari kami Pemerintah Kabupaten Tolikara agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat bisa mengakomodir seluruh tenaga honorer di Tolikara,” ungkap Bupati Usman G. Wanimbo yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat terutama Presiden Joko Widodo yang memiliki perhatian yang sangat besar terhadap tenaga honorer di Papua.
Kepala BKD Kabupaten Tolikara, Johni Towolom, SKM mengungkapkan, pihaknya membuka waktu pemberkasan selama seminggu terhitung sejak hari Rabu, tanggal 18 hingga tanggal 25 November 2020. “Kami berharap semua tenaga honorer bisa memanfaatkan kesempatan yang sangat baik ini,” ujar Johni Towolom.
Seperti diketahui, sebagaimana dilansir laman resmi papua.go.id, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan kebijakan pengangkatan 20 ribu tenaga honorer di Papua, masih terus berproses. Dimana saat ini, BKN tengah menunggu hasil perhitungan kebutuhan pegawai di 29 kabupaten dan kota termasuk provinsi.
“Soal pengangkatan tenaga honor, masih dalam proses dan kita masih tunggu hasil perhitungan kebutuhan pegawai dari Papua. Yang jelas pemerintah pusat sudah mendengarkan aspirasi dari daerah, sudah juga dibahas di Kemenpan RB dan BKN. Nah kita tinggal tunggu saja surat resmi dari Papua ke Menpan, lalu dari Menpan tinggal memerintahkan ke BKN,” terang Wakil Kepala BKN Pusat Supranawa Yusuf, kepada wartawan di Jayapura, Jumat (6/11/2020). (Diskominfo Tolikara)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *