Kunjungi Korban Kebakaran, Wali Kota Minta Korban Didata dengan Baik

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., bersama Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru (kemeja putih) saat mengunjungi lokasi kebakaran di APO Kali, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Jumat (27/11)kemarin. (FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dan Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan saru, MM., didampingi sejumlah pimpinan OPD Pemkot Jayapura meninjau lokasi kebakaran dan mengunjungi para korban di tempat penampungan, kemarin.
Wali Kota Benhur Tomi Mano (BTM) mengatakan, Pemkot Jayaopura ikut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di APO Kali. “Semoga warga yang terdampak musibah kebakaran tetap semangat dalam menghadapi musibah ini. Karena pasti ada rencana Tuhan yang lebih baik di balik musibah kebakaran tersebut,” ujarnya.
Terkait para korban, BTM menginstruksikan jajarannya untuk memberikan penanganan yang terbaik. Selain itu, ia juga meminta OPD terkait untuk mendata para korban dan memberikan pelayanan dengan baik.
“Saya minta selama 7 hari kedepan, korban musibah kebakaran diperhatikan dengan diberikan pelayanan makan dan minum sehari 3 kali dan pembentukan posko pelayanan kesehatan tetap diberikan secara baik,” pintanya.
“Dinas Pendidikan dan Dinas Dukcapil juga mendata dengan baik dokumen kependudukan atau ijazah yang terbakar agar dicatat dan dikumpul secara kolektif. Saya minta lurah dan ketua RT/RW untuk mendata warga yang terkena musibah dengan baik dan benar,” sambungnya.
Untuk penanganan musibah kebakaran ini BTM menunjuk Wakil Wali Kota Jayapura sebagai penanggung jawab dalam penanganan korban kebakaran. Termasuk Dinas PUPR PKP Kota Jayapura untuk menata dan mengatur lokasi kebakaran secara teratur supaya sesuai tata ruang yang baik.
Dirinya juga menegaskan, di lokasi kebakaran tidak boleh ada posko-posko lain selain posko induk yang didirikan Pemkot Jayapura. “Tidak ada Posko partai politik atau organisasi lain atau perorangan, hanya ada satu Posko yaitu Posko induk Pemkot Jayapura. Kepada warga kota yang punya hati nurani untuk menyumbang para korban musibah kebakaran, silakan melalui Posko resmi. Nanti Pemkot akan menyerahkan bantuan ini dan diumumkan orang-orang yang membantu korban kebakaran itu,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., berharap, dengan arahan Wali Kota Jayapura, kepala kelurahan dan ketua RT/RW bisa mendata para korban dengan baik dan benar.
Sebab data yang lengkap dan valid ini, nantinya bisa sebagai data penting yang dimiliki Pemkot Jayapura untuk nantinya jika ada yang bisa dibantu baik melalui bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun kota.
Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, H. Irawadi, mengatakan, dari data yang telah diinput hingga kemarin, untuk jumlah bangunan rumah yang terbakar sebanyak 50 unit, dengan jumlah 150 KK dan 350 jiwa.
Untuk pengungsian menurut Irawadi telah ditetapkan yaitu di Masjid Kuba APO Kali, gedung Serbaguna APO Kali, aula Kelurahan Bhayangkara APO Kali dan Lapangan Tenis APO Kali, termasuk juga korban ada yang ikut di keluarganya atau langsung mencari kos sendiri.
“Sedangkan Posko resmi penerimaan bantuan dan penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Kelurahan Bhayangkara. Diharapkan semua komunitas instansi maupun warga yang ingin membantu, semua bantuan diserahkan di posko induk. Jangan langsung ke korban musibah kebakaran. Karena dikhawatirkan bisa memicu hal yang tidak diinginkan jika bantuan tidak merata,” pungkasnya. (fia/dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *