Kompor dan Tabung Gas Jadi Barang Bukti

Petugas dibantu warga saat mendirikan tenda untuk para korban kebakaran di samping Pos Siskamling Waspada RT.01/RW.04, APO Kali, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Japut, Jumat (27/11). (Foto:Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Tiga saksi dimintai keterangannya oleh pihak Kepolisian terkait dengan terbakarnya puluhan rumah di APO Kali Waspada, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara pada Kamis (26/11)
Kapolsek Jayapura Utara, Iptu Handry M Bawiliing mengatakan, tiga saksi yang dimintai keterangan yakni mereka yang berada di TKP (tempat kejadian perkara) dan korban yang terluka. “Dari kebakaran kemarin ada satu warga yang terluka akibat panasnya semburan api,” ucap Handry Bawiliing usai memimpin proses olah TKP yang dilakukan selama satu jam.
Selain meminta tiga keterangan saksi, polisi juga mengamankan barang bukti berupa serpihan kompor, sumbu kompor dan tabung gas yang diduga menjadi penyebab kebakaran yang membuat 89 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya.
“Pemicu kebakaran diduga dari kompor dan tabung gas, yang menguatkan ini adanya keterangan saksi. Dimana karet dari tabung gas tersebut longgar kemudian ada kompor yang masih hidup hingga memicu terjadinya kebakaran,” papar Kapolsek.
Sementara itu, terkait dengan tempat asal muasal sumber api apakah bisa dijadikan sebagai tersangka atau tidak. Kapolsek menyebut pihaknya akan melihat dari pengembangan keterangan saksi.
“Kalau memang ada niat jahat dia untuk sengaja melakukan kebakaran kita bisa tetapkan sebagai tersangka. Semua itu kita akan lakukan gelar perkara,” kata Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, lokasi tempat kebakaran telah dipasang police line setelah api berhasil dipadamkan, Kamis (26/11) sore.
Dirinya mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati agar hal serupa tidak terjadi, terutama waspada dengan kompor gas. Sebab, kompor gas sangat sensitif maka selalu perhatikan sebelum digunakan.
Sebelumnya kebakaran terjadi di kompleks APO kali RT 01 RW 04 dan RT 04 RW 04 APO Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura menghanguskan puluhan unit rumah warga. Ini bukan kali pertama kawasan ini terbakar, namun sudah sering.(Foto: fia/dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *