Minta Toleransi Susun APBD dengan SIPD

Yohanis Walilo ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Bappeda Papua, Yohanis Walilo menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua telah meminta toleransi penyusunan APBD 2021, dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami sudah tanya untuk meminta toleransi. Sebab, selama ini kita pakai SIMDA kerja sama dengan BPKP. Karena itu sudah terintegrasi dan kita sampai buat 7 laporan dan tidak ada masalah. Tapi sekarang Kemendagri membuat aplikasi yaitu SIPD dan itu sifatnya wajib (menyusun anggaran dengan aplikasi tersebut),” terang Yohanis Walilo menjawab Cenderawasih Pos, Rabu (25/11) kemarin.

Kata Walilo, disampaikan Kemendagri bahwa sudah ada ketentuan perihal penggunaan SIPD dalam penyusunan anggaran. Kalau tidak menyusun anggaran dengan aplikasi yang dibuat Kemendagri, maka akan ada konsekuensinya.

“APBD yang kita susun pada akhirnya akan dievaluasi di sana (Kemendagri). Artinya, evaluasi dulu baru APBD bisa berjalan. Tapi mereka bilang kalau itu tidak dilakukan, berarti tidak akan evaluasi. Itu artinya APBD tidak jalan. Jadi, mau tidak mau harus kita segera ikuti,” pungkasnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *