Surat Suara Pilkada Yalimo dan Merauke Sudah Siap    

SURAT SUARA: komisioner KPU Yalimo dari Devisi Data dan Produk, Elius Wandik saat memperlihatkan surat suara yang diterima dan telah dibuka di hadapan Bawaslu dan Kapolres Yalimo DI gudang logistik KPU Yalimo di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (25/11). ( FOTO: Denny/Cepos)

YALIMO- Komisi Pemilihan umum (KPU) Kabupaten Yalimo memastikan telah menerima beberapa logistik Pilkada seperti surat suara, tinta dan kabel ties dan akan mulai ditindaklanjuti untuk proses pelipatan. Untuk pendistribusian akan dilakukan awal Desember mendatang dari Wamena menuju ke 5 distrik di Kabupaten Yalimo.

Ketua KPU Yalimo, Yehemia Walianggen kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya mengatakan untuk logistik surat suara sudah tiba di Wamena. Dimana pihaknya sudah menerima dalam kondisi baik dan aman. Sementara untuk formulir itu masih dalam tahapan percetakan.

“Logistik yang telah diterima surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Yalimo sebanyak 93.222 lembar atau 47 koli. Sementara untuk tinta itu ada 654 buah atau 2 koli dan alat pengikat atau cable ties sebanyak 984 atau satu koli yang semuanya disimpan di gudang logistik KPU Yalimo di Wamena,”ungkapnya Rabu (25/11) kemarin.

Menurut Walianggen, KPU sendiri memberikan waktu untuk seluruh logistik sudah terkumpul  semua termasuk kotak dan formulir itu akan diterima 27 dan 28 November. Untuk surat suara yang telah tiba saat ini secara resmi akan dibuka dengan mengundang Bawaslu, Polres Yalimo dan dua pasangan calon melalui tim suksesnya untuk selanjutnya mulai dilakukan pelipatan.

“Saat ini kami sedang fokus terhadap logistic, bintek dan sosialisasi kepada jajaran serta masyarakat. Kita sudah buka surat suara yang diterima bersama-sama dan dipastikan dalam keadaan baik dan aman,”jelasnya

Ia menyatakan untuk distribusi logistik semuanya akan dilakukan dari Wamena. Hal ini dikarenakan aktivitas penerbangan ke daerah yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat hanya bisa dilakukan dari Wamena. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu agar semua aktivitas pendistribusian dari Wamena.

“Di Wamena kita memiliki gudang logistik yang bisa kita tampung dan simpan kertas suara. Di Yalimo kami belum memiliki gudang logistic. Kami akan mulai distribusi logistik Pilkada Yalimo pada awal Desember mungkin dari tanggal 2 Desember,”bebernya

Secara terpisah Komisioner KPU Yalimo dari Devisi Data dan Produk, Elius Wandik mengatakan KPU Yalimo secara resmi membuka logistik yang telah diterima. Setelah itu pihaknya akan memulai pelipatan surat suara dan melakukan pendistribusian ke 5 distrik yang ada di Kabupaten Yalimo.

“Di Kabupaten Yalimo ada wilayah yang hanya bisa dilalui oleh jalan darat dan udara. Ada dua wilayah distrik yang hanya bisa dilalui dengan penerbangan yakni Welarek dan Benawa. Sementara untuk distrik Elelim, Abenaho dan Apalapsili bisa dilalui dengan jalan darat, sehingga kami akan siapkan di Wamena dan distribusi ke sana,”kata Elius.

Dalam pendistribusian logistik nanti, akan dilakukan dengan pengawasan. Baik dari pihak keamanan maupun dari Bawaslu, yang bersama-sama untuk mendistribusikan.

Adapun pelipatan surat suara kemungkinan baru akan dilakukan hari ini. Sebab waktu menurut Elius sangat terbatas. “Ada 327 TPS yang akan dibuka saat pencoblosan. Untuk sementara masih kekurangan formulir dan kotak suara yang masih dalam pencetakan. Dalam waktu dekat akan diterima.”tuturnya.

Di tempat yang sama Komisioner KPU Yalimo dari Devisi SDM dan Parmas, Otniel Kirakla  mengakui setelah melakukan pelipatan, sebelum distribusikan KPU Yalimo akan memanggil masing-masing tim untuk membagikan koordinatnya. Setelah itu KPU akan menurunkan logistik di titik -titik yang telah disampaikan.

“Kami akan kembali ke Yalimo untuk mensosialisasikan aplikasi rekap. Karena sampai saat ini kita belum melakukan soosialisasi. Setelah itu, kita undang Bawaslu serta tim pasangan calon  dan akan turun ke masing-masing distrik,”jelasnya

Sementara Devisi Hukum Bawaslu Yalimo,  Yohanes Dogopia menyatakan pihaknya telah menyaksikan KPU Yalimo telah melakukan pembongkaran logistic. Dimana logistik tersebut dalam keadaan baik dan aman sesuai dengan arahan dari Bawaslu. Artinya dalam waktu yang telah ditentukan logistik dapat diterima.

“Kami minta kepada pihak ketiga yang mencetak logistik, sebelum 28 November logistik sudah harus ada di Wamena. Saat ini logistik sudah ada dan telah dibuka dalam keadaan segel. Kami belum menemukan logistik yang kurang namun kami yakini logistik yang datang ini sesuai dengan permintaan kami,” tandasnya.

Ia juga memastikan Bawaslu Yalimo akan tetap melakukan pengawasan melakat kepada KPU Yalimo. Sebab dari awal sudah komitmen dan akan mengawasi seluruh tahapan yang dilakukan KPU. Menurutnya sampai saat ini hingga pelipatan dan distribusi sampai di TPS  ada petugas yang akan melakukan pengawasan.

Staf KPU Kabupaten Merauke saat mensortir dan melipat surat suara Pilkada,  di Gedung Kanol Sai, LPP  RRI Merauke, Rabu (25/11). ( FOTO: Sulo/Cepos)

Adapun KPU Kabupaten Merauke langsung melakukan sortir dan melipat surat suara Pilkada ketika logistik tersebut tiba. “Ya, kemarin siang sampai  tadi malam sekira  pukul 12 malam kita melakukan  sortir dan lipat surat suara,” ungkap seorang staf  KPU Kabupaten Merauke saat ditemui di sela-sela penyortiran dan lipat surat suara di gedung Kanol Sai LPP RRI Merauke, Rabu (25/11).

Ketua KPU Kabupaten Merauke Theresia Mahuze, SH, memberi estimasi 2 hari untuk menyortir dan melipat surat suara yang dilakukan langsung oleh staf KPU Kabupaten Merauke.

Theresia Mahuze menjelaskan bahwa total surat suara yang tiba sebanyak 72 koli.  Dikatakan, setelah surat suara dilipat  selanjutnya menunggu logistik lainnya yang sedang dalam perjalanan.  Pihaknya menergatkan, distribusi  logistik  Pilkada ini akan mulai dilakukan antara H-5 sampai minus 7  untuk daerah yang cukup  sulit dijangkau  dengan tingkat  risiko yang tinggi seperti ke Distrik Waan, Tabonji, Kimaam dan Ilwayab. “Tapi tentunya sebelum kita melakukan pergeseran  logistik, kami akan undang  pihak perhubugan  dan BMKG terkait dengan masalah cuaca. Karena Desember  itu diperkirakan sudah masuk musim hujan,” ujarnya.

Theresia Mahuze menambahkan koordinasi ini harus dilakukan untuk memastikan logistik yang dikirim aman, tepat waktu  dan tidak terjadi apa-apa diperjalanan.

Sementara itu, KPU Kabupaten Boven Digoel bersama KPU Provinsi  Papua akan segera mencetak surat  suara Pilkada Boven Digoel  untuk 9  Desember mendatang.

Ketua KPU  Kabupaten Boven Digoel,  Helda Ambai, saat dihubungi media ini usai menggelar  debat kandidat tahap ketiga yang diikuti  4 pasangan calon bupati dan wakil bupati Boven Digoel  mengungkapkan bahwa pencetakan surat suara ini dilakukan setelah KPU Provinsi Papua  melakukan penetapan terhadap calon bupati nomor urut 1.  “Senin kemarin, KPU Provinsi  Papua sudah melakukan penetapan terhadap calon bupati nomor urut 1, sehingga  telah disepakati  akan  segera dilakukan pencetakan surat suara dan pengadaan logistik  lainnya,” ungkap Helda Ambai dari balik  telepon.

Ditanya mengenai waktu pencoblosan yang tinggal 14 hari, Helda Ambai juga menjelaskan   bahwa telah disepakati distribusi logistik  tersebut akan menggunakan carteran  pesawat.  (fia/jo/ulo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *