Antrean Truk di SPBU “Menghilang”

Antrean truk ke SPBU jalan Ahmad Yani yang sempat terjadi, Rabu (25/11) pagi hari, namun sekitar pukul 10.00 WIT kemarin, tidak ada lagi antrean. ( FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE-Antrean truk yang terjadi selama ini di SPBU baik  yang ada jalan Ahmad Yani Merauke maupun  yang ada di Jalan Parako Merauke, mulai kemarin  nyaris tidak ada lagi.  Padahal, setiap hari antrean panjang truk tersebut terjadi. Misalnya di SPBU jalan Ahmad Yani, antrean  terjadi   sampai di jalan Martadinata menuju arah Bandara Mopah Merauke.

   Begitu juga SPBU di jalan Parako  antrean sampai di Jalan Brawijaya  menuju arah kantor bupati Merauke. Sedangkan,  Rabu kemarin, dari pantauan Cenderawasih Pos, antrean  di pagi hari itu sempat terjadi, namun hanya sampai di  traffic light depan LPP RRI Merauke. Sedangkan sekira pukul  10.00 WIT, antrean  truk tersebut tidak ada lagi.

  Antrean  yang nyaris  hilang tersebut, setelah  Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum memerintahkan anggotanya dari Reserse Kriminal  Polres Merauke untuk melakukan  penyelidikan terhadap  antrean truk di 3 SPBU yang ada di Merauke itu.

   Bahkan, pihak Reserse Kriminal  Polres Merauke telah menunjuk 4 penyidik untuk melakukan penyelidikan tersebut. Selama ini, disinyalir  terjadi permainan  BBM subsidi  yakni Bio Solar dan Premium  tersebut.

  Buktinya, setelah Kapolres memerintahkan dan menurunkan anggotanya melakukan penyelidikan, antrean  truk untuk pengisian BBM ke SPBU tersebut hampir  tidak ada lagi. Kasus  ini persis sama terjadi  saat dari Kepolisian  Resor Merauke beberapa bulan lalu menangkap adanya penimbunan BBM Solar di Semangga, Distrik Semangga Merauke.

  Setelah penangkapan itu, antrean truk sempat hilang. Namun karena  kasus  tersebut tidak berlanjut dengan alasan  kurang bukti, sehingga  antrean truk  kembali  terjadi.  Diketahui pula, antrean  truk  ke SPBU  ini terjadi ejak pertengahan tahun 2019 dan ternyata berlanjut di awal tahun 2020 sampai  November 2020  tersebut. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *