Ada 16 Laporan Masyarakat Mengenai Pelayanan Publilk

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua , Iwanggin Sabar Olif, S.H ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Meskipun masih dalam situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini, tetapi Imbudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Papua , tetap menerima aduan dari masyarakat, terkait dengan pelayanan publik yang ada di Papua .

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua , Iwanggin Sabar Olif, S.H mengatakan, pihaknya tetap membuka pengaduan secara online, sehingga masyarakat dengan mudah bisa mengakses dalam melaporkan mengenai pelayanan publik di Papua .

Menurut Iwanggin, kebanyakan yang melaporkan mengenai pelayanan publik adalah masyarakat di Kota Jayapura, sedangkan masyarakat di kabupaten lain nyaris tidak ada sama sekali. Padahal, pihaknya sudah membuat laporan secara online, sehingga masyarakat bisa mengakses dalam memberikan laporan terhadap pelayanan publik di masyarakat.

“Meskipun masih bekerja dari rumah, tetapi pengaduan secara online mengenai pelayanan publik di Papua . Sampai hari ini ada sekitar 16 laporan dari masyarakat yang kami terima mengenai pelayanan publik kepada masyarakat, dan kebanyakan yang melaporkan adalah masyarakat dari Kota Jayapura, sedangkan daerah-daerah lain tidak ada ” ungkapnya kepada wartawan di Hotel Horison, Kotaraja, Selasa (24/11) kemarin.

Iwanggin menyampaikan, kebanyakan warga masyarakat melaporkan mengenai Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada masyarakat, memang ada masyarakat yang belum mendapatkan. Ada juga terjadi pendobolan terhadap pemberian BST.

Hal ini yang kebanyakan dilaporkan oleh masyarakat kepada pihak Ombudsman. Misalnya ada yang sudah dapat dari Pemerintah Kota Jayapura, nanti BST dari provinsi juga dapat. Hal ini yang perlu diatur, sehingga data penyaluran BST harus sesuai dengan data yang ada dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di setiap daerah. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *