Patuhi Maklumat Kapolda Demi Menekan Penyebaran Covid-19

Nicolas Alvin Jouwe (Foto: Humas Polda)

Maklumat Sebagai Upaya Untuk Menjaga Masyarakat Terhindar Dari Covid-19

JAYAPURA- Dewan Paripurna (Deparda) dan Ondoafi Kampung Kayu Pulo meminta masyarakat untuk mematuhi Maklumat Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Hal ini untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta menekan angka penyebaran Covid-19.

Nico Mauri (Foto : Humas Polda)

Ketua Deparda Nico Mauri mengatakan, Maklumat yang dikeluarkan dari Kapolda Papua merupakan satu bagian untuk mengontrol semua komponen masyarakat dan juga lembaga-lembaga terkait.
Sebagaimana yang diketahui bahwa MRP Papua akan mengadakan kegiatan RDPU dan RDPW ke depan di 5 wilayah adat yan telah ditentukan. Dengan adanya kegiatan tersebut, Kapolda Papua mengeluarkan maklumat guna menegaskan kepada masyarakat agar bersama-sama dapat menjaga dan mematuhi poin-poin yang terdapat dalam maklumat tersebut agar penyebaran penularan Covid-19 ini dapat diatasi.
“Dengan adanya RDPU ini ditakutkan dapat menyebabkan berkumpulnya orang secara beramai-ramai atau dalam jumlah yang banyak, sehingga tidak lagi mentaati protokol kesehatan yang mana diketahui penerapan protokol kesehatan dengan 3M+1T yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun,” terang Nico sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Senin (23/11).
Selaku anak asli Papua, ia mengapresiasi apa yang telah dilakukan sebagai langkah yang baik dalam mencegah penyebaran Covid-19. Menjaga stabilitas keamanan jelang momen nasional seperti Pilkada, Natal dan Tahun Baru.
Hal serupa juga disampaikan Ondoafi Kampung Kayu Pulo Nicolas Alvin Jouwe, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berfikir negatif tentang Maklumat Kapolda Papua, Maklumat ini dilihat sebagai upaya yang baik untuk menjaga kita semua agar terhindar dari Covid-19.
“Tanggung jawab kita sebagai masyarakat khusunya di situasi Covid-19 yang masih ada di Kota Jayapura yaitu bersama untuk menjaga dan mencegah penyebarannya, walaupun angka penyebaran Covid-19 sudah menurun tetapi tetap masih ada,” terangnya.
Dirinya mengajak masyarakat bersama-sama berjuang terkait pandemik agar benar-benar bisa tuntas. Dan tanggung jawab ini sebenarnya bukan hanya tanggung jawab satu orang saja, satu institusi, satu organisasi atau satu kelompok saja tapi ini tanggung jawab kita secara bersama terkhusus di Kota Jayapura.
“Kegiatan-kegiatan yang kemudian nanti melibatkan massa yang cukup banyak, seharusnya memperhatikan aturan-aturan atau protokol-protokol Kesehatan yang sudah dikeluarkan dan di anjurkan oleh pemerintah, hal ini supaya kita ketahui bahwa sebagai upaya kita bersama untuk menjaga, sa jaga ko, ko jaga sa, tong semua baku jaga kitong semua sehat dan kita bisa benar-benar terlepas dari situasi ini,” terangnya.
Terkait maklumat Kapolda Papua yang di keluarkan, ia berpendapat positif artinya Kapolda melaksanakan tugas dan fungsinya dimana lebih memperhatikan kesehatan, lebih memperhatikan aturan dan lebih memperhatikan kebaikan kita bersama sehingga kemudian dikeluarkan maklumat ini.
“Maklumat ini dilihat sebagai upaya yang baik untuk menjaga kita semua agar terhindar dari Covid-19 yang masih ada di Kota ini, jangan dilihat sebagai larangan atau sesuatu hal yang negative,” bebernya.
Dirinya mengajak warga melihat ini sebagai hal yang positif. Karena ini merupakan tanggung jawab Kapolda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat keamanan, dan kita masyarakat wajib hukumnya ikut bersama-sama mendukung apa yang dikeluarkan dan disampaikan dalam maklumat ini. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *