JDRP2: 1 Desember Ibadah di Rumah Masing-masing

Jaringan Doa Rekonsiliasi untuk Pemilihan Papua , (JDRP2) saat mengelar jumpa pers, di Asrama Taburia, Abepura, Senin, (23/11). (Foto: Noel/Cepos)

JAYAPURA – Peringatan 1 Desember yang disebut-sebut sebagai Hari Kemerdekaan Papua di tahun ini tak seperti biasanya seperti menaikan bendera bintang kejora, tapi dengan menggelar ibadah sederhana di tungku rumah masing-masing.
Koordinator Jaringan Doa Rekonsiliasi untuk Pemilihan Papua , (JDRP2) Selpius Bobi dalam jumpa pers di Asrama Taburia, Abepura, Senin, (23/11) kemarin mengatakan pihaknya melakukan dengan cara yang berbeda yaitu berdemonstrasi kepada Allah.
“Jadi tanggal 1 Desember 2020 kali ini bukan kesempatan untuk mengibarkan Bendera Bintang Fajar, bukan juga kita turun jalan berdemo , tapi 1 Desember 2020 kali ini kita rayakan dengan cara yang berbeda, yaitu kita berdemostrasi kepada Allah,” kata Selpius Bobi Kepada Cenderawasih Pos.
“Kita naikan doa ayukur dan doa pemulihan kemerdekaan bangsa Papua kepada Allah dari tungku api keluarga dari rumah tempat tinggal masing-masing agar Tuhan memulihkan kembali kemerdekaan bangsa Papua indah pada waktunya,” katanya.
Bobii meminta untuk setiap orang asli Papua dapat meluangkan waktu mengucap syukur dan naikan doa pemulihan kemerdekaan pada tanggal 1 Desember 2020. Mengucap syukur dari hasil keringat sendiri, bukan dari hasil curian, korupsi, judi, togel, dan lain-lain. “Anda yang punya berkat lebih, bagikan juga kepada sesama, tetapi jangan bagikan hasil curian, togel, korupsi, judi dan sejenisnya. Kalau tidak ada berkat, cukup berdoa mengucap syukur dengan makanan yang ada pada anda dan memohon pemulihan kemerdekaan bangsa Papua dari lubuk hatimu yang paling dalam,” katanya. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *