Bupati Wandik Prihatin, Warganya Menjadi Takut, Tidak Bebas Beraktivitas

Bupati Puncak Willem Wadik

MInta Penyeledikan Secara Menyeluruh dan Transparan

PUNCAK- Bupati Puncak Wilem Wandik menyesalkan dan prihatin terjadi pernembakan terhadap warganya. Dengan situasi ini, ruang bergerak  masyarakatnya menjadi tidak bebas dan masyarakat menjadi takut. “Saya sangat sedih dan sangat menyayangkan, hal ini terjadi terhadap warga saya,” ujarnya dalam rekaman yang diterima Cenderawasih Pos, kemarin.

Masyarakatnya mau keluar juga tidak aman, baik terhadap TPN OPM, juga dari TNI-Polri.  Ini jadi keprihatinan kita.

Orang Papua ini orang yang hidup dari alam. Dibesarkan di alam dan hidup dekat dengan alam. Ke manapun pergi, bisa jalan kaki saja, dan ini kondisi masyarakat terutama di pegunungan, seperti di Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Lanny  Jaya dan  wilayah pegunungan lainnya.

“Situasi sekarang menjadi tidak aman, kontak senjata antara TPN OPM dengan TNI-Polri sering terjadi, dampaknya, masyarakat kami merasa tidak aman beraktivitas,” jelasnya.

Terkait kejadian penembakan yang menewaskan satu orang siswa, Bupati Wandik sendiri mengaku, pelaku belum teridentivikasi, sehingga masih disebut sebagai OTK  ( Orang tak dikenal). Sehingga harapannya, saksi korban yang berhasil selamat harus menyampaikan dengan jelas dan terang tentang siapa pelaku yang menembak mereka. “Dia harus terang-terangnya menyampaikan hal ini, sehingga tidak bisa lagi ada musuh dalam selimut, “ jelasnya.

Sehingga perlu adanya penyelidikan yang menyeluruh dari aparat. “Kita tunggu perkembangan 2-3 hari ke depan, karena ini masih simpang siur. Kapolres sedang menyelidiki, sehingga kita minta aparat menyampaikan hasil penyelidikan yang jelas dan terang,” paparnya.

Bupati Wandik menyampaikan, situasi di Puncak sudah kondusif. Dan Pemda memfasilitasi beberapa orang untuk mengambil jenazah salah satu siswa yang masih berada di TKP.

Pihaknya juga berharap ada tim independent untuk menyelidiki kasus penembakan terhadap siswa ini, agar masalah ini dapat terungkap secara transparan. (luc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *