Tujuh Distrik Masih Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Khairul lie (foto: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Tujuh distrik di wilayah Kabupaten Jayapura saat ini masih berstatus zona kuning penyebaran Covid-19. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, sampai saat ini 7 distrik tersebut masih terdapat warga yang terpapar atau terkonfirmasi positif Covid-19.

“Yang zona kuning ini karena masih ada warga yang terpapar Covid-19, hanya saja jumlahnya tidak terlalu signifikan seperti yang ada di daerah kota,” kata Khairul Lie kepada wartawan, Kamis 19/11.

Dia menjelaskan, sampai saat ini upaya penanganan dan pembatasan terhadap penyebaran Covid-19 di seluruh pelosok wilayah kabupaten Jayapura masih dilakukan. Di mana melibatkan pemerintah di tingkat distrik Kampung termasuk Puskesmas Puskesmas yang ada di setiap wilayah distrik.

“Upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah sampai saat ini masih berlangsung melalui satuan tugas yang ada di tingkat distrik, yang didalamnya melibatkan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas dan juga aparat keamanan yang ada di masing-masing wilayah distrik termasuk unsur pemerintahan di tingkat pemerintah distrik,”katanya.

Selain itu, upaya penanganan Covid-19 juga masih dilakukan di tingkat pemerintahan kampung. Itupun sudah dilakukan sejak awal masa pandemi Covid-19 ini di mana Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menggelontorkan anggaran senilai Rp 100 juta masing-masing kampung untuk penanganan dan pembatasan serta pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dimana dana-dana ini diambil dari alokasi Dana Desa tahun 2020 salah satu kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah Kampung adalah kegiatan pencegahan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 ini dengan mengalokasikan anggaran sebesar 100 juta  rupiah per kampung,” terangnya.

Dia berharap kepada seluruh masyarakat baik yang ada di kota maupun di daerah pedalaman serta pinggiran agar tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh pemerintah guna mencegah dan membatasi penyebaran Covid-19 ini.

“Kami berharap ada kerjasama dari masyarakat untuk mengatasi dan membatasi penyebaran covid-19 ini. Sampai saat ini belum ada vaksin yang kita peroleh sehingga kewaspadaan dan kepedulian dari masing-masing masyarakat atau warga itu sangat dibutuhkan untuk menghambat penyebaran Covid-19 ini,,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *