Hanya 25 Persen Bantuan Kuota Internet Terealisasi

Christian Sohilait ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Adanya bantuan kouta internet dari Kemendikbud RI bagi guru dan siswa selama masa pandemi Covid- 19, hanya 25 persen saja yang dapat digunakan oleh siswa, guru, mahasiswa dan dosen yang ada di Papua.

” Setelah Bapak Mendikbud meluncurkan program bantuan internet ke seluruh Indonesia, termasuk di Papua. Maka data yang kita perolah hingga hari ini maka ada 157.000 orang pemakai bantuan ini, baik itu siswa, mahasiswa, guru ataupun dosen yang ada di Papua,”ungkap Kadis Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/11)

Dirinya menambahkan,  jumlah siswa kurang lebih  sebanyak 600 ribu, guru 20 ribu dan perguruan tinggi baik mahasiswa dan dosen sebanyak 71 ribu, maka yang mendapatkan kuota internet di Papua hanya 25 persen saja yang mendapatkannya.

“Dari data yang pernah kami keluarkan bahwa hanya 34 persen daerah di Papua yang mendapatkan jaringan internet dan itu di ibu kota kabupaten. Maka dari 34 persen itulah yang mendapatkan kuota itu dan yang tidak mendapat jaringan sudah pasti tidak mendapatkan bantuan kuota tersebut” bebernya.

Sohilait menilai,  jika menilik data tersebut maka efektivitas bantuan tersebut sangat minim yakni hanya 25 persen yang dapat digunakan. Meski hanya 25 persen dari jumlah seharusnya yang dapat menggunakan kuota tersebut, ia berharap bantuan tersebut digunakan dengan baik.

“Kami sedang lakukan pendataan ulang dari 25 persen penerima dan yang mendapatkan bantuan ini apakah benar-benar digunakan untuk pembelajaran di masa Covid-19,” bebernya.

Sedangkan untuk 66 persen daerah Papua yang tidak dapat jaringan internet. Maka pihaknya sedang merancang pembelajaran sistem offline.

“Kita harus dapat membantu siswa dan guru kita yang tidak dapat jaringan internet. Yang jelas 66 persen daerah yang tidak dapat internet memiliki hak yang sama dengan daerah yang dapat internet,” tandasnya.(gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *