Saat ini Tahap Finalisasi, Target Desember Sudah Beroperasi

Suasana pengisian BBM di salah satu SPBU di Papua belum lama ini. ( FOTO: Pertamina for Cepos)

Terkait Target 29  SPBU BBM 1 Harga di Maluku dan Papua 

JAYAPURA –  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua berkomitmen mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Dengan selalu menjalankan dan  bertanggungjawab menyalurkan Program Bahan Bakar Minyak (BBM)  1  Harga yang berada di Papua dan Maluku.

Komitmen yang dijalankan oleh Pertamina diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pemerataan energi di seluruh wilayah hingga ke pedalaman.

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero)  Edi Mangun  mengatakan, BBM 1 harga ini diharapkan dapat membantu aktivitas dan pertumbuhan perekonomian masyarakat yang ada di pedalaman, dalam menunjang sarana transportasi serta perekonomian setempat.

“Menjelang HUT Pertamina ke 63 dengan tema Energizing You yang berkomitmen untuk menjadi energi dan menyebarkan energinya kepada komponen bangsa, agar semakin berdaya guna dan lebih baik di masa depan, maka Pertamina Group terus berupaya memperkuat sistem dan menciptakan kontrol yang terintegrasi, agar dapat melahirkan energi yang lebih besar dalam melayani kebutuhan energi yang ada,” ungkap Eddi kepada Cenderawasih Pos, dalam rilisnya, Selasa (17/11) kemarin.

Dengan hal ini harapannya Pertamina dapat memberikan pelayanan terbaik. Sesuai dengan komitmen pada awal tahun yang menargetkan 29 SPBU BBM 1 Harga yang beroperasi di Wilayah Maluku dan Papua.

“Saat ini mayoritas sedang tahap finalisasi dan di awal bulan Desember ini harapannya sudah dapat beroperasi sesuai target. Hingga bulan November 2020 sudah terdapat 15 SPBU BBM 1 harga yang terletak di Kabupaten Kepulauan Aru, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara Barat,  Halmahera Utara, Halmahera Timur, Asmat, Boven Digoel, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Teluk Bintuni Sorong Selatan dan Raja Ampat.

Diakuinya, upaya pembangunan, persiapan dan penyaluran BBM 1 harga tidaklah mudah, membutuhkan kerja keras dari semua pihak dan selalu berkomitmen tinggi, karena pihaknya harus memastikan penyaluran BBM dapat masuk kepada masyarakat di pelosok yang membutuhkan.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *