DPPAD Usulkan 2.843 Guru Honorer di Papua Terima BSU

Christian Sohilait ST. M.Si (gratianus/Cepos)

JAYAPURA- Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua bergerak cepat mempersiapkan semua guru honorer di Papua, untuk  mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang disiapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud). Diketahui, di Papua terdapat 2.834 guru honorer.

“Berdasarkan analisis kebutuhan guru ideal di Papua per Desember 2019 ada 10.910 guru. Kita punya guru PNS yang ada 4.472 orang, maka Papua kekurangan 6.441 guru. Mengingat kebutuhan guru di atas maka kita rekrut dan usulkan guru honorer kita yang ada saat ini berjumlah 2.834 guru, baik yang ada di dapodik maupun yang belum harus mendapatkan BSU,” ungkap Christian Sohilait, Selasa (17/11) kemarin.

Lanjutnya,  2.834 guru honorer ini hanya untuk jenjang SMA, SMK dan SLB di Papua. Sedangkan PAUD TK, SD dan SMP, kata Sohilait, pihaknya sedang mempersiapkan surat ke pemerintah kabupaten/kota di Papua. BSU dinilai sangat tepat diberikan bagi guru non PNS yang selama ini juga terdampak Covid-19.

“Kita sambut baik sekali kebijakan membantu guru-guru non PNS dan kita berharap semua guru honorer di Papua dapat dan tidak boleh terabaikan. Kami akan pelajari kebijakan ini dan mempersiapkan data yang dibutuhkan agar semua terakomodir,” terangnya.

Perlu diketahui, sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat bersama Komisi X DPR RI menyebutkan, BSU disiapkan bagi guru honorer dan guru PNS, dengan target dua juta guru dan total anggaran mencapai Rp 3,6 triliun.

Direncanakan  jumlah yang bakal diterima setiap guru non PNS tersebut mencapai Rp 1,8 juta yang diberikan pada bulan November 2020 ini. Tidak hanya guru non PNS yang mengajar di sekolah negeri, tapi guru non PNS di sekolah swasta juga akan mendapatkannya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *