Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam

Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Pemda Jayawijaya, TNI/Polri, bersama Satuan samping di depan menara Salib Wamena dipimpin oleh Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi. ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Pemkab Jayawijaya bersama TNI/ Polri dan satuan samping mewaspadai terjadinya bencana alam dalam musim -musim penghujan di Wamena, karena banyak warga yang berdomisili di wilayah rawan bencana. Hal ini perlu dilakukan sosialisasi dini dan melihat kesiapan personel dengan melakukan apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di Kabupaten Jayawijaya.

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku saat ini  cuaca di Jayawijaya intensitas  curah hujan cukup tinggi, sehingga rawan terjadi banjir, longsor di beberapa tempat. Oleh karena itu, pemerintah mempersiapkan personel gabungan untuk mengantisipasi bencana alam.

   “Kami berkoordinasi dengan seluruh stakeholder TNI/Polri untuk kesiagaaan kita untuk antisipasi bencana, jadi ketika terjadi bencana, kami sudah siap untuk melakukan penanganan secara bersama -sama.” ungkapnya Senin (16/11) kemarin.

   Dari Pemkab Jayawijaya sendiri, lanjut Bupati, ada  OPD terkait dan stakeholder yang selama ini ikut menangani bencana, baik pasca maupun sebelum terjadi bencana.  “Kami sudah minta OPD terkait akan turun ke tempat-tempat kawasan bencana, BPBD untuk berperan aktif mengingatkan masyarakat yang berdomisili di wilayah -wilayah yang rawan bencana seperti di pinggiran kali Baliem maupun di lembah -lembah,”kata Jhon Banua.

  Di tempat yang sama, Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen  mengaku apel kesiapsiagaan ini dalam rangka menghadapi bencana alam di Jayawijaya. Pihaknya dari kepolisian menyadari bahwa akhir tahun November-Desember curah hujan tinggi dan potensi bencana di beberapa aliran sungai yang melewati permukiman peluangnya sangat besar.

   “Selaku aparat kepolisian yang tentu dibantu stakeholder yang lain kita akan terus sosialisasi kepada masyarakat di pinnggiran sungai, gunung yang bisa longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan agar mereka tak menjadi korban bencana alam,”jelasnya

    Ia menegaskan di akhir tahun ini mobilitas masyarakat cukup tinggi, juga akan disertai berbagai kasus kriminal sehingga selain apel kesiapsiagaan seperti ini, juga ada apel bersama TNI/Polri, Satpol PP untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam pemeliharaan kamtibmas seperti patroli peleton, razia bersama untuk mengeleminir berbagai bentuk kejahatan. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *