TNI-Polri Disiagakan Antisipasi Gejolak Pilkada

Kombes Pol AM Kamal (Elfira/Cepos)

MERAUKE-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH menyebutkan dari 11 kabupaten yang menggelar Pilkada di Papua, masing-masing daerah mempunyai ancaman yang berbeda. Namun begitu, petugas keamanan dari Polti yang dibackup TNI disiapkan senantiasa waspada terhadap setiap kemungkinan yang akan terjadi dalam Pilkada tersebut.
Menurut perwira menengah dengan 3 bunga di pundaknya ini, pihaknya sudah menyiapkan untuk pengamanan baik dari kepolisian, TNI maupun Linmas yang ada di TPS. Pihaknya juga meminta Brimob untuk siaga apabila terjadi gejolak di setiap kabupaten.
“Meskipun ada ancaman tapi kita harus yakin bahwa pelaksanaan Pilkada kali ini akan berjalan dengan baik, aman dan lancar. Saya juga mengimbau kepada anggota Polri di Polda papua supaya tetap bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada,’’ kata Kabid Humas Drs Ahmad Musthofa, sebagaimana dikirimkan Humas Polres Merauke kepada media ini, Minggu (15/11).
Ditambahkan, netralitas bagi Anggota Polri tersebut sesuai perintah dari Kapolri untuk tetap netral. Karena sebagai aparat keamanan, berkewajiban untuk menjaga situasi aman terkendali. “Kalau kita tidak netral, maka akan berdampak pada situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Untuk diketahui beberapa hari lalu, Kabid Humas Polda Papua Drs Ahmad Musthofa Kamal turun langsung ke Boven Digoel untuk memantau situasi keamanan di sana. Pasalnya, informasi yang beredar kuat di masyarakat saat ini bahwa salah satu peserta Pilkada di daerah tersebut akan didiskualifikasi oleh KPU. Sementara pasangan calon tersebut memiliki pendukung yang banyak. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *