Penyelundupan 480 Botol Vodka Digagalkan

Aparat dari Polres Yalimo saat menemukan miras yang disembunyikan dalam jerigen BBM di atas kap mobil, pekan kemarin. (Foto : Dok Polres Yalimo)

WAMENA-Personel Polres Yalimo berhasil menggagalkan penyelundupan 480 botol miras pabrikan Jenis Vodka dari Jayapura ke Yalimo. Polisi juga menahan empat orang tersangka penyelundupan minuman keras antar kabupaten saat melintasi jalan Trans Papua, Jayapura-Yalimo.
Kapolres Yalimo AKBP Racmad Kaharuddin mengatakan empat orang pembawa minuman itu sudah diamankan di Mapolres Yalimo dan akan diproses sesuai dengan aturan yang beralaku. Sebab, di Kabupaten Yalimo ada peraturan daerah tentang peredaran minuman beralkohol.
“Empat orang ini terdiri dari dua sopir berinisial CR, KS dan dua kenek berinisial FP serta R yang kini telah diamankan bersama dengan barang bukti miras pabrikan yang dibawa dari Jayapura,” ungkap Kapolres dalam rilisnya.
Ia menyebutkan, sopir dan kenek itu diamankan, sebab setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mereka gunakan, polisi menemukan adanya upaya penyelundupan minuman keras jenis vodka yang disisipkan di antara barang sembako dan dimasukan dalam jerigen BBM agar tidak dicurigai aparat.
“Kendaraan lajuran yang tiba dari Jayapura ini membawa bahan sembako, alat bangunan dan dalam pemeriksaan ditemukan minuman keras jenis Vodka yang disimpan dalam jerigen BBM sebanyak 10 buah,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu mobil hilux, dua mobil strada dengan total minuman keras yang diangkut tiga mobil tersebut adalah sebanyak 480 botol. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap empat orang itu untuk mengungkap beberapa sopir yang kabur ketika polisi hendak melakukan pemeriksaan.
“Modus penyelundupan minuman keras yang dibawa oleh sopir lajuran dengan mengisi vodka dalam jerigen BBM 35 liter yang dipotong di tengahnya, sehingga mengelabui petugas, namun berhasil kita ungkap,” bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *