Sinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kawasan PLBN Skouw

Rapat teknis yang diinisiasi Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua dengan melibatkan semua stakeholder pengelola PLBN Skouw, Wutung, Kota Jayapura. Rapat digelar di Kantor Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Kamis (12/11) kemarin. ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua kembali melakukan rapat teknis dengan melibatkan semua stakeholder pengelola perbatasan, khususnya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Wutung, Kota Jayapura.

  Rapat teknis yang digelar di Kantor Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Kamis (12/11), termasuk mengundang Customs, Immigration and Quarantine (CIQ), Dinas Perindag Provinsi Papua dan Kota Jayapura. Juga Dinas Pariwisata Provinsi Papua dan Kota Jayapura.

“Karena ini terkait dengan penataan layanan, sehingga kita kembangkan untuk bagaimana perbatasan kita di Skouw ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Makanya, kita turut mengundang Dinas Perindag, Bappenda dan Dispar,” jelas Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai kepada Cenderawasih Pos, Kamis (12/11) kemarin.

Lanjut Suzana, terdapat fasilitas pasar yang dibangun di kawasan PLBN Skouw dan merupakan pasar modern pariwisata yang perlu untuk disinergikan. Terlebih kala mengingat bahwa yang bertanggung jawab bukanlah satu pihak saja.

“Jadi ini bagaimana kita menyejahterakan masyarakat di kawasan perbatasan, khususnya di Wilayah PLBN Skouw,” pungkasnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *