Merauke Surplus Stok Beras

Ahmad Kholisun ( FOTO: Yohana/Cepos)

Bulog Fokus Penuhi Kebutuhan di Papua dan Papua Barat

JAYAPURA – Terkait dengan surplus beras yang terjadi di Merauke, Bulog pastikan lebih mengutamakan konsumsi di Papua dan Papua Barat ketimbang harus dikirim keluar Papua.

Kadivre Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Kholisun menjelakan, surplus beras produksi Merauke saat ini pihaknya lebih fokus memenuhi kebutuhan wilayah di Papua dan Papua Barat untuk saat ini.

“Akan tetapi kami juga ada kemungkinan beras dari Merauke akan disuplai ke Provinsi terdekat di Papua dan Papua Barat seperti ke Maluku dan NTT. Ini memang ada wacana ke sana yang nantinya mungkin akan dilakukan,”ujarnya  kepada Cenderawasih Pos, Rabu (11/11) kemarin.

Lanjutnya, wacana tersebut juga pihaknya pertimbangkan berdasarkan efisiensi biaya yang dikeluarkan. Menurutnya lebih murah melakukan suplay beras ke Maluku maupun NTT dari Merauke ketimbang Merauke ke Jayapura.

“Pengiriman beras dari Surabaya ke Jayapura jauh lebih murah, ketimbang pengiriman dari Merauke – Jayapura, karena kapal yang mengangkut beras dari Merauke – Jayapura harus transit di Surabaya atau Makasar dulu baru ke Jayapura. Ini yang menjadi kendala bagi kami untuk suplay beras ke Jayapura dari Merauke,”jelasnya.

Diakuinya, untuk saat ini beras Merauke paling banyak disuplay ke Timika dan daerah pegunungan di Papua. Sementara untuk Jayapura masih mendatangkan beras dari Surabaya.

“Untuk meningkatkan produksi beras dari Merauke, perlu ada bantuan dari pemerintah dalam hal ini khusus untuk biaya distribusi khusus wilayah Papua dan Papua Barat,” tambahnya.

Pihaknya berharap adanya jalur tol laut khusus dari Merauke ke daerah-daerah yang ada di Papua Barat, sehingga dapat menekan biaya-biaya distribusi di wilayah Papua dan Papua Barat. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *