Liga Ditunda, Pilih Main Tarkam

Todd Ferre ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Tim Persipura Jayapura saat ini masih intens melakukan latihan secara daring. Para pasukan Mutiara Hitam tetap dituntut menjaga kondisi fisik selama jeda kompetisi. Bahkan, beberapa punggewa Mutiara Hitam berbondong-bondong mengikuti turnamen lokal di Jayapura untuk tetap menjaga kondisi tubuh.

Salah satu turnamen lokal saat ini yang ramai-tamai diikut para pemain Liga Indonesia ialah Turnament Ondo Heram Cup 3 2020 yang berlangsung di Kabupaten Jayapura.

Dalam turnamen tersebut, beberapa pasukan muda Mutiara Hitam seperti Todd Ferre, Gunansar Mandowen, Kevin Rumakiek, Evraim Awes, Theo Fillo Numberi, Fridolin Yoku dan Patrick Womsiwor bergabung bersama dalam tim SSB Imanuel Sentani.

Kevin Rumakiek mengatakan, bahwa mereka sengaja mengikuti turnamen tersebut guna menjaga kebugaran tubuhnya, serta menghilangkan kejenuhan di tengah ketidak pastian kompetisi.

“Kita main tarkam untuk menjaga kondisi dari setiap pemain, sehingga meski kompetisi belum jelas kami tetap harus menjaga kondisi tubuh,” ungkap Kevin kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (11/11).

Pemain yang beroperasi di sektor wing back kiri itu berharap, kompetisi Liga 1 benar-benar bisa kembali dijalankan pada bulan Februari tahun 2021 mendatang.

Sementara itu, Evraim Awes juga berharap, Covid-19 segera meredah agar kompetisi kembali bisa dilanjutkan seperti di musim-musim sebelumnya.

“Kita hanya bisa berdoa kepada Tuhan, supaya penyakit covid-19 ini cepat berlalu dan semua aktivitas bisa berjalan normal seperti tahun-tahun lalu dan juga kompetisi Liga 1 bisa bergulir kembali. Karna kami juga sudah rindu untuk bermain lagi,” ujar Evraim.

Senada dengan itu, salah satu kiper Persipura Jayapura, Gerry Mandagi juga mengaku dirinya saat ini tetap intens melakukan latihan sambil mengikuti Tarkam di kampung halamannya.

“Selama kompetisi ditunda, saya setiap harinya tetap mengikuti latihan secara virtual bersama tim. Selain itu ikut Tarkam untuk cari keringat, tapi tetap harus hati-hati,” pungkas pemain asal Sulawesi Utara itu. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *