Tidak Ada Praktek Politik Uang Dalam Proses Perekrutan

Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Achmad Fauzi memimpin sidang pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI-AD gelombang dua tahun anggaran 2020 Sub Panda Jayapura, di Makorem 172/PWY, Sabtu (7/11) lalu. ( foto: Korem 172/pwy for Cepos)

JAYAPURA- Kepala Staf Korem (Kasrem) 172/PWY Kolonel Inf Achmad Fauzi pimpin jalannya sidang pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI-AD gelombang dua tahun anggaran 2020 Sub Panda Jayapura, di Makorem 172/PWY.

Kolonel Inf Achmad Fauzi mengatakan, jumlah pendaftar atau animo calon Tamtama PK TNI AD pada gelombang kedua mengalami peningkatan peminat di setiap daerah jajaran Korem 172/PWY. “Tingginya animo pendaftar sehingga proses perekrutan yang dilaksanakan wajib memperhatikan seluruh faktor yang menentukan kelulusan,” ucap Kasrem.

Dikatakan, seleksi yang dilaksanakan harus secara ketat dan secara objektif, transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan mengingat bahwa proses perekrutan memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan kekuatan organisasi TNI AD dan bernilai strategis untuk membangun sistem pertahanan Negara kesatuan Republik Indonesia. “Tim panitia tentang komitmen bahwasanya tidak ada praktik politik uang dalam proses penerimaan dan perekrutan,” tegasnya.

Lanjutnya, jika diketemukan ada yang bermain praktik politik uang. Maka akan diproses secara hukum yang berlaku. “Jauhi hal yang merugikan tersebut, jadilah prajurit yang selalu memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI”, tegasnya.

Dari data yang dihimpun, total pendaftar Cata PK TNI-AD Gel II Sub Panda Jayapura sebanyak 1157 orang dari seluruh jajaran Korem 172/PWY yakni Kodim 1701/Jayapura, Kodim 1712/Wamena, Kodim 1712/Sarmi dan Kodim 1715/Yahukimo, dan dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Rindam XVII/Cenderawasih sebanyak 369 orang.  (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *