Lulusan Baru Harus Melayani!

Pimpinan, dosen dan seluruh wisudawan/wisudawati  foto bersama usai prosesi wisuda di gedung serbaguna STT GIDI Sentani, Jumat (6/11). ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

STT GIDI Wisuda 32 Orang Sarjana Teologi dan PAK

SENTANI-Sekolah tinggi teologi gereja injili di Indonesia  (STT GIDI) Papua telah  melaksanakan rapat senat terbuka dalam rangka mewisuda 32 orang  sarjana baru dari jurusan Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (PAK).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung serbaguna milik STT GIDI  Papua yang ada di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ketua STT GIDI, Pdt. Paipen Wonda, M.Th, meminta kepada seluruh lulusan baru baik dari jurusan Teologi  dan jurusan PAK agar mereka harus melayani dalam tugas dan tanggung jawabnya, baik sebagai gembala Tuhan dan juga sebagai tenaga pendidik agama Kristen di tanah Papua.

“Bagi yang sudah wisuda hari ini mereka bukan hanya ikut ikut atau menjadi penanggung. Tetapi mereka harus terjun di ladang Tuhan untuk mencari jiwa-jiwa yang tersesat, itu yang paling utama. Karena penginjilan belum selesai. Jangan  nanti terputar  keliling kota sini tetapi mereka harus dipertanggungjawabkan apa yang mereka sudah pelajari, kebenaran yang mereka terima itu harus disampaikan kepada orang lain,”ungkap  Pdt. Paipen Wonda kepada wartawan di sela-sela kegiatan tersebut di komplek STT GIDI Papua, Jumat (6/11).

Pada momen wisuda lulusan sarjana kali ini, pihaknya juga telah memberikan penghargaan kepada wisudawan yang masuk dalam kategori terbaik. Dimana yang masuk dalam nominasi lulusan terbaik itu dari kategori akademik terbaik, bidang teologi, bidang pendidikan agama Kristen dan bidang pelayanan.

Pdt. Paipen Wonda juga menegaskan bahwa status akreditasi dari STT GIDI  saat ini sudah terakreditasi. Yakni prodi S1 Teologi dan prodi S1 PAK sama-sama mendapatkan legitimasi akreditasi dari BAN PT dan juga izin penyelenggara Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Jadi lembaga pendidikan ini tidak perlu diragukan lagi karena sudah ada badan hukumnya secara nasional yang diakui oleh lembaga terkait,” katanya.

Sementara itu, Presiden GIDI, Pdt. Dorman Wandikbo, S.Th., meminta kepada para lulusan baru yang baru diwisuda agar bisa mewujudkan dan mengaplikasikan ilmu pendidikan yang sudah didapat dan dipelajari selama 4 tahun berada di STT GIDI.

“Selama 4 tahun mereka sudah terdidik dan juga dilatih bagaimana suka duka sebagai seorang hamba Tuhan dan saya percaya bahwa mereka akan berkarya di lapangan. Yang kedua pesan saya mereka yang selesai ini harus kembali ke wilayah dan klasis. Tidak boleh mereka putar di Sentani sini, itu penting. Karena mereka ini dikirim diutus diberikan rekomendasi oleh wilayah sesuai dengan kebutuhannya, karena itu mereka harus kembali,” tambahnya.(roy/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *