Pendukung Erdi Dabi dan Jhon Wilil Banjiri Pusat Kota Yalimo

Massa pendukung Paslon Bupati dan Wabup Yallimo periode 2020-2025, Erdi Dabi, S.Sos dan Jhon W. Wilil, A.md.Par saat memadati lapangan Elelim, Kabupaten Yalimo, Kamis (5/11). ( FOTO: Istimewa)

WAMENA – Ribuan massa pendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Erdi Dabi, S.Sos dan Jhon W. Wilil, A.md.Par dari lima distrik di Kabupaten Yalimo membanjiri pusat kota Yalimo pada kampanye akbar Paslon Erdi Dabi-Jhon Wilil di lapangan terbuka, Elelim Kabupaten Yalimo, Kamis (5/11).
Pada kampanye akbar ini, tak hanya masyarakat dari 5 distrik saja, namun semua sub-sub suku yang mendiami Yalimo dan beberapa kabupaten sekitarnya turut hadir dan menyatakan komitmen untuk mengawal Paslon nomor urut satu menjadi Bupati dan Wakil Bupati Yalimo periode 2020-2025.
Mewakili kepala suku dan masyarakat Yalimo, Soni Silak di hadapan massa pendukung serta Paslon Erdi Dabi dan Jhon Wilil mengatakan, kehadiran ribuan massa di Elelim ini bukti bahwa masyarakat di Yalimo menginginkan sebuah perubahan.
“Lima distrik komitmen dukung Er-Jhon, karena semua masyarakat dan kepala suku siap menangkan Er-Jhon untuk perubahan Yalimo,” tegas Soni Silak di hadapan massa pendukung.
Menurutnya, dukungan ini murni dari masyarakat Yalimo. Karena sekarang Yalimo belum terjadi perubahan, sehingga masyarakat menginginkan perubahan dari semua bidang baik ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan maupun sumber daya manusia.
“Kami cukup menderita lima tahun, dan kami ingin perubahan, besok kami yakin Er-Jhon akan menang,” tambahnya.
Calon Bupati Yalimo nomor urut 1, Erdi Dabi memberikan apresiasi kepada masyarakat Yalimo yang masih konsisten mempertahankan pilihan kepada dirinya bersama calon wakil untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Yalimo.
“Saya bersama bakal calon wakil menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di Yalimo yang menunjukan komitmen untuk perubahan. Terima kasih tokoh gereja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perempuan dan semua yang mendukung kami,” ucapnya.
Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi ini, Erdi Dabi memastikan tidak ada lagi kotak kosong yang selama ini menjadi kabar bohong (hoax) di kalangan masyarakat.
“Tidak ada kotak kosong, itu tidak benar. Kami bisa buktikan hari ini, Yalimo tidak ada kotak kosong. Kami akan lihat pada tanggal 9 Desember 2020. Kami siap bertarung dan optimis akan menang,” tegasnya.
Sesuai visi misi, dirinya bersama calon wakil memberikan perhatian serius pada hak dasar masyarakat baik pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan infrastruktur yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kami akan tingkatkan semua bidang yang kurang seperti sumber daya manusia, ekonomi, sosial dan pemerintahan. Bidang yang kurang, kami siap perbaiki dan tingkatkan lebih baik lagi,” tegasnya.
Menurutnya, Yalimo memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Karena daerah ini akan menjadi pintu gerbang untuk kabupaten di pegunungan tengah Papua. Untuk itu, pihaknya berkomitmen mempersiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing di berbagai bidang.
“Kami upayakan mendorong anak asli Yalimo bersaing dengan saudara-saudara kita dari luar terutama dari sisi ekonomi. Begitupun bidang kesehatan,” tutur Wakil Bupati petahana Yalimo itu.
Meski demikian, untuk mendukung semua kerinduan tersebut, pihaknya membutuhkan saran dan masukan dari berbagai pihak. Baik intelektual, senioritas, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk bergandeng tangan membangun Yalimo yang lebih baik.
Sementara itu, Calon Wakil Bupati, Jhon W. Wilil, A.md.Par menambahkan, SDM menjadi penting, karena manusia menjadi subyek pembangunan memajukan ekonomi daerah, pembangunan, menciptakan lapangan kerja yang baru.
“Bidang pendidikan ini kami lihat belum ada jatah beasiswa keluar negeri sehingga kami akan bangun komunikasi dengan pemprov untuk mendapatkan jatah, begitu pun kesehatan,” tuturnya.
Wilil juga melihat, infrastruktur menjadi penting untuk memajukan ekonomi daerah sehingga pihaknya berkomitmen untuk meningkatkannya. Infrastruktur ini sangat penting untuk memajukan ekonomi di daerah karena hasil bumi dari masyarakat itu mensuplay membutuhkan transportasi darat,” pungkasnya.
Sekretaris Tim Sukses Calon nomor urut 1 Erdi Dabi dan Jhon Wilil, Elia Yare menambahkan kampanye Paslon nomor urut 1 ini sudah terjadi sejak lama. Kampanye akbar menjadi gambaran betapa besar animo masyarakat yang masih konsisten untuk memenangkan Er-Jhon.
“Buktinya semua distrik sudah datang, tanpa kami fasilitasi mobil yang cukup, tapi mereka dengan sukarela datang. Ini membuktikan bahwa masyarakat ingin perubahan sehingga kami optimis pasti menang,” tegasnya.
Paslon nomor urut 1, Erdi Dabi dan Jhon Wilil diusung oleh tiga partai politik besar di Indonesia, yaitu Partai Bulan Bintang, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Gerindra, serta partai pendukung Golkar dan Partai Perindo.
“Prinsipnya kami tahu persis 20 persen, adalah hanya 5 kursi DPR jadi PKB berprinsip sesuai kerinduan masyarakat Yalimo yang ada di lima distrik, mereka mau Yalimo harus ada perubahan maka apapun kami lakukan. Dan ini kerinduan mereka yang kami jawab PKB 3 kursi, PBB 2 kursi dan Gerindra 1 kursi,” ujar ketua Partai PKB, Dianus Loho.(jo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *